2020, Tukang Sapu dan Pengelolaan Taman Amahami Dipihakketigakan

Kota Bima, Kahaba.- DLH Kota Bima berencana, pengelolaan Taman Amahami dan Taman Paruga Nae Convention Hall serta pekerjaan tukang sapu akan dipihakketigakan. Rencana ini diterapkan agar pengelolaan taman dan tukan sapu bisa lebih maksimal.

Kepala DLH Kota Bima H Alwi Yasin. Foto: Bin

“Untuk tukang sapu rencananya kita pakai pihak ketiga. Jadi kalau tidak berkinerja, akan dikeluarkan. Nanti akan ada surat perjanjian kinerja. Absensi penyapu jalan nanti bukan ditandatangani, tapi dilihat dari bersih dan tidak bersihnya lokasi jalan yang disapu,” jelas Kepala DLH Kota Bima H Alwi Yasin, Senin (15/7) .

Sementara untuk pegawai negeri yang masih menjadi tukang sapu jalan kata Alwi, nanti akan menjadi pengawas. Prosesnya pun dilihat dilihat dari sumber daya yang dimiliki.

”Tujuannya biar lebih maksimal saja, karena peran tukang sapu jalan juga sangat penting untuk kebersihan tiap sudut kota,” katanya.

Kemudian untuk pengelolaan taman, masing – masing Taman Amahami dan Taman Paruga Nae Convention Hall, akan dipihakketigakan. Rencana itu akan dilaksanakan pada tahun 2020, sesuai dengan arahan Walikota Bima.

“Kita melihat di kota-kota besar juga sudah menerapkan itu,” ungkapnya.

Dipihakketigakan ini jelas Alwi, sebagai pilot project0, apakah akan lebih efektif menggunakan pihak ketiga atau dikelola oleh pemerintah. jika sudah pihak ketiga, nanti diberi kontrak oleh pemerintah untuk kelola taman sesuai harapan dari pemerintah.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *