Cegah Bahaya Virus Narkoba, BNNK Bima Sambangi SMAN 4 Kota Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menyelamatkan pelajar dari bahaya virus narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima mensosialisasikan tentang dampak pemakaian narkoba di SMAN 4 Kota Bima, Rabu (17/7). Sosialisasi itu digelar saat siswa baru mengikuti Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS).

BNNK Bima saat sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 4 Kota Bima. Foto: Ist

Plh BNNK Bima Fery Priyanto menyampaikan, sosialisasi bahaya narkoba untuk pelajar merupakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi nasional pencegahan pemberantasan bahaya narkoba.

“Program ini sasaran utamanya yakni siswa baru pada masa pengenalan sekolah di tingkat Kota Bima maupun Kabupaten Bima,” katanya.

Pada sosialisasi itu pihaknya meminta agar para siswa lebih meningkatkan kesadaran, menjauhi bahaya segala jenis virus narkoba dan obat keras seperti tramadol dan obat keras lain, karena itu akan merusak masa depan.

Kata Fery, selain program ini disampaikan ke pelajar, instruksi presiden ini juga akan disosialisasikan pada seluruh elemen masyarakat dan Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima. Apalagi NTB sekarang masuk daerah urutan ke-12 terkena dampak peredaran narkoba.

Untuk mengantisipasi dan mencegah peredaran narkoba di Bima, seluruh masyarakat bisa membantu BNNK Bima dan polisi untuk sama-sama melawan barang terlarang tersebut.

“Menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya virus narkoba, berarti kita menyelamatkan masa depan bangsa ini,” ungkapnya.

Menurut Fery, instruksi presiden tersebut akan dijadikan program dan agenda penting yang akan dilaksanakan tiap tahun. BNNK Bima meminta pada semua pihak untuk sama-sama mendukung program tersebut, agar pencegahan peredaran narkoba di Bima mendapatkan hasil yang maksimal, agar Bima ke depanya menjadi bima yang Zero narkoba.

“Mari ciptakan Bima yang Zero narkoba,”

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *