Dandim Bima dan Rangga Babuju Sepakat Perluas Jejaring Wirausaha Muda Bima

Kota Bima, Kahaba.- Era Industri 4.0 yang dicanangkan pemerintah dalam rangka menyambut perkembangan Masyarakat Ekonomi Asia, mengharuskan berbagai pihak untuk dapat mengimbangi gerak ekonomi nasional dan global saat ini.

Dandim Bima bersama Rangga Babuju. Foto: Ist

Penguatan berbagai aspek oleh Negara Indonesia menjadi starting point bagi para Entrepreneur, untuk ikut memperkuat pondasi kegiatan perekonomian yang menjadi potensi selama ini.

Untuk itu, Komandan Kodim 1608 Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra melakukan pertemuan khusus dengan Rangga Babuju, membahas rencana bersama terkait perluasan Jejaring Wirausaha muda Bima, diruang Dandim 1608 Bima kemarin sore.

Dalam diskusi sederhana yang berlangsung selama 1 jam itu Rangga Babuju yang juga Owner Babuju Mandiri ini menjelaskan peta potensi Kota Bima dan Kabupaten Bima, dengan merujuk pada peta RT RW serta visi misi Bupati dan Walikota Bima. Dengan demikian, perluasan jejaring bisa dilakukan berdasarkan kebutuhan yang ada.

“Iya, tadi bersama Dandim 1608 Bima, saya menyampaikan terkait perluasan Jejaring Wirausaha Muda Bima yang dapat disinergiskan bersama” kata Rangga selepas pertemuan.

Sementara itu Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra menjelaskan, TNI bersama rakyat wabil khusus para entrepreneur muda Bima harus dapat diarahkan untuk dapat menyambut perubahan era dimana kemandirian ekonomi, ekonomi kreatif dan ekonomi terintegrasi menjadi pijakan utama dalam persaingan ekonomi global yang sedang berlangsung saat ini.

“Sharing dengan Rangga Babuju kaitan dengan perluasan jejaring wirausaha muda Bima. Lebih-lebih soal usaha budidaya ketahanan pangan. Ini penting juga bagi kami dalam rangka menjaga ketahanan pangan daerah. Kami sudah menyepakati beberapa hal teknis tadi terkait hal tersebut,” ujarnya.

Upaya membangun ekonomi dengan pola ‘Triphelhelix’ menjadi salah satu solusi yang dapat didorong diera kompetisi ekonomi saat ini. Dan hal ini yang tengah digalakkan oleh Babuju Mandiri melalui Rangga Babuju yang juga sebagai salah seorang Staf Khusus Percepatan Pembangunan Ekonomi Kota Bima yang ditunjuk oleh Walikota Bima.

‘Triphelhelix’ adalah pelibatan Unsur Akademis, Bisnisman dan Government atau biasa disebut Konsep ABG dalam mendorong peningkatan kapasitas dan penguatan wirausaha dan pemberdayaan guna memaksimalkan hasil maupun kemampuan yang dimiliki.

Rangga Babuju sebagai Inisiator Gerakan Triphelhelix di Bima mencoba membangun komunikasi dengan berbagai pihak, agar mampu mengambil peran sesuai dengan tupoksi masing-masing, guna percepatan dan penguatan ekonomi daerah sebagai barometer peningkatan indeks pembangunan yang sedang dilaksanakan, baik SDA maupun SDM nya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *