oleh

Pemerintah Kelurahan Penatoi Gelar Dialog Tematik Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat

-Kabar Bima-26 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kelurahan Penatoi menggelar Dialog Tematik I Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat, di aula kantor setempat, Kamis (18/7). Kegiatan dimaksud dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Kesbangpol, Sekcam Mpunda, perwakilan TNI Polri dan puluhan warga Kelurahan Penatoi.

Dialog Tematik Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat di Aula Kantor Pemerintah Kelurahan Penatoi. Foto: Ist

Lurah Penatoi Abidin melalui sambutan singkatnya menyampaikan, dari kegiatan ini dirinya berharap pada semua elemen masyarakat agar saling menghormati satu sama lain, serta selalu menjalin silaturahmi. Dan yang terpenting yakni mengedepankan nilai kegotongroyongan.

“Program ini juga semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya,” harap Abidin.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kota Bima Muhidin menjelaskan, program keserasian sosial bersumber dari anggaran APBN melalui Kementerian Sosial. Tahun ini, program dimaksud didapat oleh Kelurahan Penatoi dan Melayu.

“Alhamdulillah Kelurahan Penatoi dan Melayu yang berkesempatan untuk mendapatkan dan menjalankan  program ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, anggaran dari program ini sebanyak Rp 150 juta. Masing – masing kelurahan tersebut akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar RP 150 juta. Pengelolanya, dilakukan oleh Forum Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat Kelurahan Penatoi dan Melatu.

Warga Kelurahan Penatoi saat menghadiri Dialog Tematik Program Keserasian Sosial Berbasis Masyarakat. Foto: Ist

“Untuk program keserasian sosial di Penatoi, sasarannya yakni perbaikan drainase wilayah di 4 RT, 8, 10, 2, 3. Bulan ini langsung dikerjakan,” ungkapnya.

Dari program itu, Muhidin menjelaskan jika pelaksanaannya mengedepankan kegotongroyongan. Tidak ada tukang dan kuli, semua dikerjakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Bima Fathoni yang ikut hadir juga mengharapkan kepada Pemerintah Kelurahan, Babinsa, Babinkantibmas untuk segera berkoordinasi jika ada berbagai macam kegiatan yang menyangkut tentang keamanan dan ketertiban di wilayah setempat.

Dalam penanganan masalah sosial juga menurutnya, harus ada ikut serta seluruh stakeholder dan masyarakat, agar tercipta situasi yang aman dan terkendali. Tentu saja keinginan itu tidak lain yakni hanya ingin merubah Kelurahan Penatoi agar menjadi aman dan religius, sesuai dengan arahan Wakil Walikota Bima.

Ia juga menginginkan agar anggaran untuk pemberdayaan masyarakat, tidak hanya bersumber pada APBN. Pemerintah daerah juga diharapkan bisa mengalokasikannya untuk melaksanakan program pemberdayaan seperti keserasian sosial dimaksud.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru