Iswara Gelar Pelatihan Pengolahan Kuliner

Kota Bima, Kahaba.- Ikatan Istri Wakil Rakyat (Iswara) Kota Bima menggelar pelatihan pengolahan kuliner di ruangan tata boga SMKN 3 Kota Bima, Sabtu (20/7). Kegiatan yang rencananya dilaksanakan selama 3 hari tersebut diikuti puluhan orang warga.

Iswara saat menggelar Pelatihan Pengolahan Kuliner. Foto: Bin

Ketua Iswara Kota Bima Yuliana saat sambutan menjelaskan, sebagai kota perdagangan dan jasa yang sedang berkembang di Provinsi Nusa tenggara Barat, Kota Bima saat ini sedang melakukan berbagai upaya untuk terus mendorong perkembangan yang sedang berlangsung, terutama dalam sektor kuliner.

“Dalam upaya penumbuhan dan pengembangan di sektor kuliner di Kota Bima, kami dari Iswara melaksanakan pelatihan pengolahan kuliner, agar dapat sejajar dengan daerah lainnya yang sudah berkembang,” jelasnya.

Dengan begitu kata Yuliana, kegiatan ini dirasa sangat penting dan perlu dilakukan agar meningkatkan kemampuan pengolahan di sektor kuliner. Karena akan berdampak pada penambahan minat para konsumen, sehingga dapat menambah penghasilan pengusaha kuliner.

“Tujuan kegiatan ini yakni terciptanya para pelaku usaha kuliner yang tangguh dan mandiri, dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran, meningkatnya tingkat pendapatan dan sekaligus kesejahteraan para pelaku kuliner,” paparnya.

Diakui perempuan yang juga istri Ketua DPRD Kota Bima itu, sumber dana kegiatan itu berasal dari Dana Alokasi Umum Pemerintah Kota Bima. Sementara peserta berasal dari masyarakat kota Bima, waktu dan tempat pelaksanaan mulai tanggal 20 Juli sampai dengan 21 Juli 2019, di ruangan tata boga SMKN 3 Kota Bima.

“Saya sebagai Ketua Iswara berharap acara ini dapat berlangsung hingga kemudian hari. Selain itu, harapan saya agar para peserta bisa mengikuti acara ini secara seksama dan bisa mengambil setiap pelajaran di dalamnya,” harap Yuliana.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *