oleh

Walikota, ADB dan Kementrian PUPR Tinjau Pemukiman NSD

-Kabar Bima-3 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM Lutfi bersama ADB, Deputy Country Direktor Asian Development Bank (ADB) Said Zaidansyah dan jajaran Kementrian PUPR meninjau langsung kondisi kehidupan masyarakat di pemukiman program New Site Developmet (NSD) di Kelurahan Jatiwangi, Selasa (30/7).

Walikota bersama jajaran ADB, Kementrian PUPR dan Kepala Dinas Perkim Kota Bima saat meninjau Pemukiman NSD. Foto: Bin

Kunjungan tersebut juga didampingi oleh Plt Kepala Dinas Perkim Kota Bima Didi Fahdiansyah dan jajaran, kemudian pejabat pada Dinas PUPR Kota Bima, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima.

Walikota Bima usai berkeliling melihat langsung kondisi rumah dan berinteraksi dengan penerima manfaat menyampaikan, pembangunan 90 unit rumah ini selesai dan sudah ditempati oleh masyarakat. Ia berkeinginan agar kelanjutan pembangunan 50 unit rumah yang sama bisa dilanjutkan lagi.

Di hadapan ADB dan jajaran Kementrian PUPR, Lutfi mengakui jika selama proses pembangunan pemukiman ini dirinya ikut mengawal. Kepada kontraktornya ia kerap mengingatkan agar bekerja mengutamakan kualitas. Agar ada kepercayaan lagi pada pekerjaan berikutnya, dan kontraktor juga bisa mengerjakannya lagi.

“Jadi, orang Bima kalau rumah dibangun asal – asalan, tidak betah. Makanya penekanan saya, hampir 5 kali mengawasi ini. Padahal ini bukan pekerjaan saya, tapi saya panggil ingatkan kontraktor, agar menjaga kualitas rumah,” ungkapnya.

Menurut Lutfi, pada proses pembangunannya juga dia berpikir agar wilayah ini tidak kembali dilanda banjir banjir. Artinya harus ada arus buangan yang dilekukan, kemudian bisa diteruskan sampai ke sungai.

Walikota Bima saat menyampaikan sambutan usai meninjau Pemukiman NSD. Foto: Bin

“Alangkah sayangnya kalau tempat ini sudah sangat baik, kemudian tidak dipikirkan hal – hal seperti ini,” katanya.

Pada wilayah itu sambungnya, pemerintah juga akan membangun PAUD dan musholla. Untuk itu, ia harapkan kepada masyarakat agar dapat menjaga aset negara yang masih dimiliki oleh pemerintah pusat dan belum diserahkan ke Pemerintah Kota Bima tersebut. Ke depannya, jika sudah dihibahkan ke Pemerintah Kota Bima, maka pemerintah daerah memiliki ruang untuk bisa merawatnya lebih maksimal.

“Bisa nanti akta hibahnya bisa langsung diserahkan ke Pemerintah Kota Bima. Jadi sayang sekali kalau anggaran dari ADB disia – siakan. Jika sudah diurus oleh pemerintah daerah, maka akan terus dikontrol. Sehingga apapun perbaikan, bisa dilakukan,” terangnya.

Lutfi mengakui, jika pemukiman NSD ini cukup banyak peminatnya. Animo masyarakat agar bisa bermukim di wilayah ini tinggi. Padahal sebelumnya, ia membayangkan masyarakat susah diajak untuk tinggal.

Untuk itu, ia kembali berharap agar pemukiman ini tidak hanya sekedar menampung warga yang tidak memiliki rumah dan terdampak banjir, tapi ada usaha lain yang bis amenunjang perputaran ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan itu, pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementrian PUPR begitu juga dengan ADB. Mudah mudahan program ini bisa terlanju. Sebab, pentingnya ini akan membawa manfaat yang luar biasa untuk warga Kota Bima.

“Jaga betul aset negara ini, layaknya dimiliki seperti rumah sendiri. Jika asetnya sudah dihibahkan, pemerintah daerah akan menunjang segala fasilitas yang dibutuhkan,” terangnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru