Buka Kegiatan Workshop, Wawali Berpesan Kepada Peternak Terus Tingkatkan Kapasitas

Kota Bima, Kahaba.- Untuk meningkatkan pemahaman serta tatacara manajemen usaha yang baik dan benar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB bekerjasama denga Pemerintah Kota Bima melalui Bagian Perekonomian Setda Kota Bima menggelar workshop peningkatan kapasitas usaha, dan pengelolaan keuangan pada komunitas peternak sapi dan ayam, serta business matching permodalan usaha, asuransi dan investasi.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan saat membuka kegiatan workshop peningkatan kapasitas usaha dan pengelolaan keuangan kepada komunitas sapi dan ayam. Foto: Eric

Kegiatan yang digelar di Aula Gedung Seni Budaya (GSB) Rabu (31/7) tersebut dihadiri Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, Kepala OJK Provinsi NTB Farid Faletehan, Kabag Ekonomi Setda Ruslan, serta beberapa kepala OPD terkait dan 100 peternak sapi dan ayam yang tersebar di 5 Kecamatan.

Ketua Panitia sekaligus Kabag Ekonomi Setda Kota Bima Ruslan dalam laporannya menyampaikan, agenda yang dilaksanakan tersebut merupakan salah satu program kerja kelompok kerja pertanian, yang merupakan 1 dari 4 pokja teknis pada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

“Ini sesuai visi dan misi RPJMD 2018-2023, yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera melalui pemerataan pembangunan, dan peningkatan ekonomi  masyarakat yang berbasis pengembangan produk unggulan,” paparnya.

Ruslan menjelaskan, TPAKD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait, guna meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi  masyarakat yang maju dan mandiri.

Untuk diketahui TPAKD dibentuk sebagai tindaklanjut dari radiogram Mendagri No T-900/634/Kedua tanggal 19 Februari tahun 2016, yang meminta kepala daerah untuk membentuk TPAKD bersama dengan OJK di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah hingga saat ini Kota Bima merupakan kabupaten dan kota pertama dan satu-satunya di Provinsi NTB yang telah membentuk TPAKD,” bebernya.

Sementara itu Kepala OJK Provinsi NTB Farid Faletehan mengungkapkan, tujuan digelarnya workshop tersebut untuk meningkatkan kemampuan peternak dalam mengelola usaha dan keuangan. Sehingga peternak diharapkan mampu meningkatkan daya saing, dan memperoleh peningkatan pendapatan ekonomi keluarga.

“Semoga dengan Workshop ini, para peternak mampu mengakses layanan jasa keuangan formal. Seperti permodalan, asuransi dan investasi yang pada akhirnya akan membawa dampak kesehjahteraan masyarakat,” harapnya.

Sedangkan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan saat membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada pihak OJK, karena membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehjahteraan para peternak di Kota Bima.

Apalagi pengelolaan keuangan usaha berperan penting dalam menjalankan sebuah bisnis. Baik usaha yang berskala besar, maupun usaha kecil menengah. Sehingga kesuksesan dalam membangun sebuah bisnis, bukan hanya dari banyaknya modal yang dimiliki namun juga karena manajemen keuangan yang baik dan efektif.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi pelaku usaha bidang peternakan, khususnya komunitas peternak sapi dan ayam. Peternak juga terus tingkatkan kapasitas, sehingga bisa mengelola keuangan usaha dengan sebaik mungkin dan bisa melakukan investasi yang mengantarkannya menjadi pengusaha sukses,” ucapnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *