oleh

HUT Koperasi dan UMKM, Feri Sofiyan: Koperasi Harus Menjawab Tantangan Zaman

-Kabar Bima-13 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima mengadakan acara Tasyakuran dan Gebyar Wirausaha dalam rangka HUT Koperasi ke-72 dan Hari UMKM Nasional tahun 2019, di Gedung Senin Budaya, Sabtu (3/8).

Kepala Dinas Koperindag Abdul Haris saat menyampaikam laporan pada acara HUT Koperasi dan UMKM. Foto: Bin

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, dan dihadiri Sekda Kota Bima, Ketua PKK dan Ketua GOW Kota Bima. Terlihat hadir juga sejumlah Kepala Dinas Koperasi Kabupaten dan Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat dan pejabat setempat.

Kepala Dinas Koperindag Kota Bima Abdul Haris menyampaikan, kegiatan ini menjadi kegiatan rutin Koperindag Kota Bima. Dasar kegiatan, karena adanya anggaran yang tersedia, hanya saja pihaknya pada tahun ini mencoba untuk menyelenggarakan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Jika HUT Koperasi selama ini dikerjakan oleh  dinas, maka tahun ini diberi ruang kepada gerakan koperasi untuk melaksanakannya. Kami di dinas hanya suport,” ungkapnya.

Haris pun mengaku terharu melihat kebersamaan yang ditunjukan oleh gerakan koperasi. Kendati ada kekurangan di sana sini, terutama keterbatasan anggaran, tapi gerakan koperasi mampu memberikan sesuatu yang membanggakan.

Adapun sejumlah kegiatan yang terangkai pada HUT kali ini kata Haris, usai tasyakuran dilanjutkan dengan Gebyar Wirausaha dan pameran hasil produk UMKM. Pihaknya menyediakan 60 stand untuk para pelaku usaha di Kota Bima. Kemudian pada malam hari, di tempat yang sama juga diadakan fashion show.

Acara tasyakuran memperingati HUT Koperasi dan UMKM. Foto: Bin

“Terakhir kegiatan besok, gerak jalan sehat berhadiah. Dilanjutkan dengan lomba cerdas cermat tingkat SLTA,” urainya mengakhiri laporan.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan sebelum membuka secara resmi rangkaian HUT tersebut menjelaskan, seiring berjalannya waktu, koperasi harus terus menyesuaikan diri. Keberadaannya tidak boleh tergerus oleh perkembangan zaman dan teknologi.

Lompatan era digital sekarang mengharuskan semuanya berubah. Perkembangan ini tak bisa dihindari. Jika koperasi tidak ingin membuka diri terhadap perubahan, maka akan serba tertinggal.

“Makanya kita semua dituntut untuk lebih progresif dalam melakukan inovasi dan kreativitas. Koperasi juga harus mengikuti zaman, cara-caranya pun tidak lagi menggunakan sistem yang konvensional. Tapi serba digital dan profesional, sehingga koperasi juga bisa merekrut generasi milenial,” jelasnya.

Menurut Feri, gagasan cerdas dan konstruktif di dalam pengelolaan koperasi, baik dari aspek SDM maupun managerial, pun harus mengikuti zaman. Semua harus merubah mindset, seperti proses transaksi juga harus mulai menggunakan e-komersil. Sehingga perkembangannya terus mengikuti perubahan, dan koperasi bisa bersaing serta berdiri sejajar dengan lembaga-lembaga lain.

Gebyar wirusaha memperingati HUT Koperasi dan UMKM. Foto: Bin

“Ini jelas menjadi tantangan yang harus dijawab dengan serius. Untuk itu koperasi harus bisa menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Diakhir sambutan, Feri juga mengingatkan agar pengurus koperasi tetap memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan, karena itu menjadi modal utama koperasi bisa berdiri dan bertahan.

“Semoga koperasi di Kota Bima semakin jaya,” harapnya menutup sambutan.

Pada kesempatan yang sama juga diberikan penghargaan kepada tokoh koperasi di Kota Bima. Setelah itu, Wakil Walikota Bima mengelilingi stand UMKM yang menampilkan aneka ragam produk unggulan daerah.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru