Ungkapkan Lagi Kekecewaan Pada Kepala OPD, Wawali Janji Akan Tindak Tegas

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima Feri Sofiyan kembali mengungkapkan kekecewaannya pada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), saat menghadiri Rapat Paripurna ke-14 tentang penyampaian Walikota Bima terhadap KUA dan PPAS perubahan APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2019, Senin (19/8).

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan saat jadi Irup Upacara Hardiknas. Foto: Ist

Ungkapan kekecewaan itu disampaikan Feri karena banyak kepala OPD yang tidak menyempatkan hadir saat kegiatan paripurna dimaksud. Sebab, kegiatan itu penting dihadiri oleh mereka.

Kekecewaan Wawali sebenarnya ini bukan yang pertama. Sebelumnya, ucapan yang sama juga pernah disampaikan Feri saat kegiatan PPID di Kantor Walikota Bima, belum lama ini. Kepala OPD yang diharapkan bisa hadir, namun mengutus pejabat di bawahnya. Padahal kegiatan semacam itu penting dihadiri dan diketahui oleh kepala OPD.

Kemudian pada paripurna tadi, Feri sebelum menyampaikan penjelasan terhadap KUA dan PPAS APBD Kota Bima 2019, menyampaikan kekecewaan dan koreksinya kepada pimpinan OPD Pemerintah Kota Bima.

“Saya kecewa karena banyak pimpinan OPD Pemerintah Kota Bima yang tidak hadir dalam agenda Paripurna ini. Kami ingin adanya sinergitas yang baik antara lembaga eksekutif dan legislatif,” ucapnya.

Maka dari itu, dirinya ingin ini menjadi catatan dan atensi bagi semua. Bahwa kegiatan seperti ini penting untuk dihadiri.

“Saya selaku Wakil Walikota berjanji akan menindak tegas para kepala OPD yang tidak hadir dalam setiap agenda Paripurna di DPRD Kota Bima,” tegas Feri.

Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih. Dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wakil Walikota Bima. Semoga sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat terus ditingkatkan untuk membangun daerah.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *