2 Orang Jamaah Haji Asal Bima Batal Pulang dengan Kloter 5

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Abdul Haris mengakui jika sebanyak 455 jamaah haji asal Kabupaten Bima akan mendarat di tanah air pada tanggal 26 -27 Agustus 2019 untuk kloter 8 dan 9, sementara kloter 5 akan berangkat pada Kamis (22/8) ini.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Bima H Abdul Haris. Foto: Hardi

Dari jumlah tersebut terdapat 1 orang jamaah haji atas nama Taufiqurrahman Ahmad yang akan diubah jadwal kepulangannya atau ditanazulkan ke Kelompok Terbang (kloter) 9, dengan nomor paspor C 2156123 rombongan 8 regu 1 asal Desa Rasabou Kecamatan Sape.

“Saat haji kemarin beliau dibatalkan oleh pihak Kepala Klinik Kesehatan Haji (KHHI) Indonesia untuk ikut bersama kloter 5, ” ujar Abdul Haris, Kamis (22/8).

Saat ini yang bersangkutan berada di rumah sakit King Abdul Aziz Mekkah, alami stroke berat sejak keberangkatannya dari tanah air, lebih-lebih pada awal kedatangannya di Mekkah.

“Kondisi kesehatan yang kurang memang sudah terlihat, tetapi Alhamdulillah untuk H Taufiqurrahman Ahmad untuk urusan hajinya sudah selesai semua. Tapi kondisinya saat ini belum bisa ikut bersama Kloter 5,” terangnya.

Sementara Jamaah haji lain kata dia, yakni Abidin A Rahim Muhammad dengan Nomor Paspor C 2155747, salah seorang jamaah kloter 5 yang juga ditanazulkan ke kloter 8 saat berangkat dari Embarkasi LOP menuju Madinah, karena alasan stres.

“Saat kembali ke Indonesia nanti beliau pulang dengan kloter 5 dan menaiki kendaraan Ambulance dari King Faisal Hospital menuju King Abdul Aziz Airport,” jelasnya.

Dari  453 Jamaah Haji Kloter 5 LOP sambungnya, akan naik Bus dari Hotel al Lu’luah menuju King Abdul Aziz Jeddah pada Kamis, (22/8) pukul 09.30 WAS.

“1 orang akan berangkat dengan menggunakan mobil ambulance start dari RS King Faisal Arab Saudi menuju Jeddah bersama Team Medis dari KKHI,” tukasnya.

*Kahaba-07

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *