Dusun Sukamaju Desa Tente Raih Juara 1 Lomba Kebersihan dan Kerapian

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dusun Sukamaju Desa Tente Kecamatan Woha meraih juara 1 lomba kebersihan, kerapian dan semarak HUT ke 74 RI tingkat Desa Tente.

Foto-foto kegiatan lomba Dusun di Desa Tente. Foto: Ist

Camat Woha Irfan DJ mengucapkan selamat atas terpilihnya Dusun Sukamaju tersebut. Dirinya berharap kegiatan seperti itu terus digelorakan sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air.

“Selalu memeriahkan hari besar kebangsaan untuk memupuk cinta tanah air,” ujarnya.

Ia mengimbau agar seluruh dusun yang ada tetap menjaga kebersihan, ketertiban lingkungan dan menjadi contoh yang baik agar ditiru oleh wilayah lain.

Irfan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tente, Babinkam, Babinsa, Kepala Dusun se Desa Tente yang sudah mengadakan komba tersebut. Semoga tahun depan materi lomba bisa ditambahkan dengan ketertiban administrasi. Karena ketertiban administrasi ini juga penting.

Pj Kepala Desa Tente Muslichin mengatakan, lomba serupa akan terus dikembangkan pada setiap tahun, termasuk instruksi dari Camat Woha agar ditambahkan lomba ketertiban administrasi juga akan diadakan.

“Insya Allah lomba seperti ini akan dilakukan setiap tahun,” ujarnya.

Kata dia, lomba-lomba seperti itu digelar untuk menepis pandangan buruk terhadap desa setempat. Desa Tente bukanlah daerah kumuh dan menjadi tempat tumbuhnya hal-hal negatif.

Sementara itu, Babinsa Desa Tente Sertu Faris menyampaikan terima Kasih kepada Pj. Kepala Desa Tente yang telah menggelar lomba tersebut. Itu menunjukan bahwa warga di desa setempat tidak pernah melupakan sejarah dan perjuangan para pahlawan.

Ia membeberkan, warga Tente atau tepatnya Laskar Kae dan KRI Tente memiliki sejarah panjang tentang kemerdekaan RI. Tepat pada bulan Agustus 1945, Laskar Kae dan KRI Tente melucuti tentara Nipon di Tente, membebaskan Iangu di Uma Me’e Palibelo. 2 orang Pemuda Kae menerima bendera merah putih yang diberikan langsung oleh Bung Karno di Singaraja Bali.

“Bendera tersebut disemayamkan di Desa Tente kemudian di Kibarkan di ASI Mbojo,” bebernya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *