Tidak Terima Ibunya Dihina, Pelajar Ini Bacok Kakak Ipar

Kota Bima, Kahaba.- Tidak terima ibunya dihina dan dicaci maki, A (18) pelajar asal Kecamatan Monta membacok kakak iparnya Ajhar Hasan (25), Kamis (29/8) sekitar pukul 18.30 Wita. Korban pun mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Bima.

Pelajar yang bacok Kakak ipar saat diamankan. Foto: Ist

Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi menyampaikan, awalnya Ajhar berkelahi dan menganiaya istrinya menggunakan kayu. Orang tua istrinya menegur Ajhar untuk tidak memukul lagi.

Namun teguran itu tidak diterima baik, sehingga mertuanya pun dicaci maki olehnya. Caci maki itupun didengar oleh terduga pelaku, sehingga A membacok korban 4 kali di bagian pundak kanan, bagian leher kanan, bagian kepala dan bagian punggung belakang.

“Pelaku dibacok dengan parang,” ungkapnya, Jumat (30/8).

Kata Hanafi, setelah membacok iparnya, A lari dalam rumah dan dikejar oleh korban. Keduanya pun terlibat baku pukul, namun korban terjatuh lebih dulu akibat luka bacok yang dialami.

“Korban dilarikan ke Puskesmas Monta. Karena lukanya cukup parah, korbanpun dilarikan ke RSUD Bima,” terangnya.

Sedangkan terduga pelaku sambungnya, sudah diamankan di Polres Bima dengan pertimbangan menjaga situasi keamanan dan juga mengantisipasi adanya aksi balas dendam oleh keluarga korban atau oleh kelompok masyarakat.

“Kami minta keluarga korban tidak
Bertindak balas dendam, biarkan Polisi yang menyelesaikan kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku,” imbaunya.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *