Dari Pesta Wirausaha, TDA Bima Ingin Sebar ‘Virus’ Entrepreneurship

Kota Bima, Kahaba.- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bima pekan ini bakal menggelar Pesta Wirausaha dengan tema “Bima Berkarya untuk Indonesia”. Kegiatan itu rencananya bakal dihelat di Kampus STIE Bima selama 2 hari, mulai tanggal 7-8 September 2019.

Acara konferensi pers TDA Bima di Kampus STIE Bima. Foto: Bin

Sebelum acara yang menjadi Road to Pesta Wirausaha Nasional 2021 dan Kolaboraksi untuk Negeri itu, TDA menggelar konferensi pers di aula Lantai 2 STIE Bima. Hadir pada acara itu, puluhan media massa di Bima, Penasehat TDA Bima Khairuddin M Ali, Presiden TDA 6.0 Doni Cris, Ketua STIE Bima Firdaus dan Ketua TDA 2.0 Bima Anang Zainy.

Ketua panitia kegiatan Herdianto menyampaikan, pihaknya sengaja menggelar konferensi pers, karena ingin melengkapi Pesta Wirausaha yang pertama kali diadakan di Bima. Sebab, peran media sangat besar untuk suksesnya kegiatan dimaksud.

Menurut Herdi – sapaan akrabnya – ide kegiatan ini sejak 3 bulan lalu. TDA ditantang untuk bisa membuat acara dan merangsang terciptanya wirausaha di Bima. Tantangan itu pun diterima, sehingga prosesnya bisa berjalan sampai saat ini.

“Kenapa event ini dibuat, tidak lain, semata semata niat tulus ikhlas untuk jadi influence anak-anak muda Bima, agar terjun langsung menjadi wirausaha,” jelasnya.

Dari rencana kegiatan ini, pihaknya pun bertemu Ketua STIE Bima dan disupport penuh. Sehingga ditetapkan waktu dan tempatnya di STIE. Satu – satunya kampus Lab Ekonomi di Bima itu menyambut dengan tangan terbuka.

Untuk pelaksanaan acaranya nanti, pengunjung yang hadir untuk melihat semua expo yang disampaikan pada Pesta Wirausaha ini tidak dipungut biaya. Sementara targetnya, peserta yang hadir sebanyak seribu, dan pengunjung sebanyak 2 ribu.

Ia juga mengungkapkan, rencana kegiatan ini juga direspon sangat baik oleh Gubernur NTB, Walikota Bima dan Bupati Bima. Bahkan 3 kepala daerah tersebut menjadwalkan untuk hadir saat pembukaan acara.

Dari kegiatan tersebut juga dihadirkan pengusaha sukses asal Bima Gunawan, yang beberapa bulan terakhir melakukan transaksi di Moscow sebesar Rp 16 Triliun. Kedua, juga hadir dokter Nasrullah Marewo, penguasa klinik di Gili Trawangan, Nasril dokter jamu yang menguasai jamu di NTB dan sejumlah pengusaha sukses lain.

“Nanti di lokasi acara kita kemas agar tidak membosankan, ada banyak stand bazar, stand UKM, kelas digital dan panggung musik,” sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Penasehat TDA Bima Khairuddin M Ali mengaku, sebagai penasehat, dirinya hanya memberikan masukan dan saran. Yang terpenting yakni tetap menjaga semangat. Sebab, menjaga semangat itu tidak mudah.

Kemudian, kepada TDA juga disarankan agar pada Pesta Wirausaha ini melibatkan media. Peran media juga akan sangat strategis untuk mempublikasi kegiatan dimaksud.

Suasana konferensi pers TDA Bima. Foto: Bin

“Enak rasanya jika tradisi ini dijaga, media juga diajak untuk berperan. Ini acara yang berharga. Karena yang paling utama dari acara ini yakni bagaimana menularkan virus sukses ini pada generasi,” tuturnya.

Presiden TDA 6.0 Doni Cris saat diberi kesempatan berbicara mengapresiasi semangat TDA Bima. Tahun ini pula ia menganggap bahwa Pemerintah NTB sangat spesial di mata TDA. Karena ini menunjukkan Pemda NTB sangat suport perkembangan wirausaha.

Ia memaparkan, tahun 2019 menjadi tahun ke-13 bagi TDA. Sejak awal tahun 2006 lalu, komunitas ini bermula dari sejumlah pengusaha di Jakarta, sekitar 20 orang. Kemudian sepakat membangun komunitas ini dengan nama Tangan Di Atas.

“Kenapa Tangan Di Atas, karena dalam Islam pun itu lebih baik dari tangan di bawah,” jelasnya.

Di awal pembentukan, jumlah member TDA terbilang sedikit. Hanya berkutat pada level UKM yang omsetnya tidak lebih dari Rp 10 miliar. Namun seiring waktu, jumlah member pun meningkat tajam. Saat ini saja, TDA sudah menyebar di 95 daerah di Indonesia dan 5 negara.

“Jumlah jenis bisnis para member pun beragam, mulai dari pengusaha skala kecil hingga yang mencapai triliun,” bebernya.

Dari kegiatan ini Doni berharap, menjadi langkah awal untuk meraih kesuksesan bersama, dan yang terpenting yakni memajukan perekonomian di Indonesia.

Sementara itu, Ketua STIE Bima Firdaus mengungkapkan, ada bebarapa pertimbangan kenapa dirinya menerima sebagai tuan rumah kegiatan TDA. Pertama, karena TDA yang terdiri dari kelompok anak muda yang penuh semangat. Kemudian beberapa member TDA merupakan alumni STIE.

“Tapi yang terpenting memang sudah menjadi visi kami, membentuk karakter enterpreuner dan ikut ambil bagian untuk tercipta banyaknya parawirausaha muda,” tegas Firdaus.

Maka dari itu, pihaknya juga tidak ingin membuang kesempatan baik ini. Kepada TDA juga ia menaruh harap, agar kegiatan serupa harus lebih banyak digelar di Bima.

Tentu kegiatan perdana di Bima ini pun menjadi satu kebanggaan bagi Ketua TDA 2.0 Bima Anang Zainy. Pihaknya merasa sangat bangga, karena TDA Bima yang akan menggelar Pesta Wirausaha pertama seluruh Indonesia. Di tengah masih banyak orang yang tidak begitu banyak mengenal Bima.

“Bima ini menjadi daerah pertama yang memulai Pesta Wirausaha setelah Mukernas. Sementara acara puncak Pesta Wirausaha nanti bakal digelar pada tahun 2021,” terangnya.

Saat ini kata Owner Yuank Kafe itu, TDA berkembang cukup baik di Bima. Membernya pun semakin bertambah menjadi 60 orang. Dari komunitas ini, telah banyak kegiatan yang dilaksanakan, berbagi program tiap pekan juga dilakukan dengan baik.

“Tentu saja terbesit harapan besar kami dari Pesta Wirusaha ini, yakni tumbuh berkembangnya wirausaha baru, apalagi didukung oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *