oleh

Di Kabupaten Bima, Ancaman Kekeringan Mulai Nampak

-Kabar Bima-2 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.– Musim kemarau tahun ini terbilang cukup lama. Puncak kemarau panjang dengan suhu tertinggi ada pada bulan Agustus.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima Indra Jaya. Foto: Yadien

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bima Indra Jaya mengatakan, pada awal Agustus pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa kepala KUPT dan DPT, untuk meninjau secara langsung wilayah apabila dijumpai atau ada laporan terjadinya kekeringan.

Berdasarkan laporan, belum ada dampak yang begitu besar dari kekeringan yang terjadi. Ada beberapa daerah terdampak, namun masih melakukan penanaman,  seperti di Kecamatan Madapangga, Bolo, Woha dan Sanggar.

“Sampai saat ini hanya ada penanaman padi dan jagung, tetapi belum ada laporan bahwa ada kejadian (Puso) atau gagal panen karena kekeringan,” ungkapnya, kemarin.

Ia mengakui, kendati ada dampak kekeringan, tetapi tidak terlalu besar. Hal itu sudah diatasi oleh kelompok tani dengan pemberian bantuan berupa mesin oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bima.

“Bantuan mesin ada juga diberikan secara hibah. Antisipasi sudah dilakukan dengan pemberian mesin pompa dan mesin pinjaman dari wilayah yang basah dengan langkah secepat mungkin,” katanya.

Selanjutnya, sosialisasi yang paling penting dilakukan. Pihaknya telah mengirim Badan Pengkajian Penwrapan Tekhnologi (BPPT) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk selalu mengawasi di lapangan.

“Kami sudah mengirim mereka untuk mengatasi apabila ada dampak kekeringan,” jelas Indra Jaya.

*Kahaba-07

Komentar

Kabar Terbaru