oleh

Tingkatkan Kompotensi Guru, SDN 21 Gelar Workshop PPP

-Kabar Bima-2 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Guna meningkatkan mutu ekstrakurikuler dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), jajaran SDN 21 Kota Bima menggelar Workshop Penguatan, Pembelajaran dan Penilaian (PPP) kurikulum tahun 2019.

Foto bersama saat kegiatan Workshop PPP Kompetensi Guru di SDN 21 Kota Bima. Foto: Eric

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas sekolah setempat Senin (9/9), dihadiri Kabid Dikdas Dinas Dikbud Kota Bima Gufran, Ketua Dewan Pendidikan Abdul Azis, Plt Kepala SDN 21 Kota Bima Suhardin serta jajaran Koordinator Pengawas lingkup Kecamatan Rasanae Barat.

Plt Kepala SDN 21 Kota Bima selaku ketua panitia kegiatan Suhardin dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan kegiatan workshop digelar selama 5 kali pertemuan. Dengan batas waktu pelaksanaan, dari bulan September sampai pada November mendatang. Adapun dana anggaran ini, bersumber dari Direktorat Pendidikan Dasar Kemendikbud RI.

“Kegiatan ini akan dibagi 2 kategori, kagetori pertama dilaksanakan sebanyak 3 kali untuk penguatan ditingkat internal sekolah dengan jumlah 20 guru. Sedangkan kegiatan kategori kedua kegiatan dilaksanakan 2 kali pada sekolah pengimbasan yang diikuti 40 guru dari sekolah zonasi di Kecamatan Rasanae Barat,” ujarnya.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi guru, dalam mempersiapkan perangkat sistem pembelajaran, pelaksanaan dan penilaian yang mengintegrasikan literasi. Sehingga penguatan pendidikan karakter, peningkatan kemampuan tingkat tinggi (Hots) dan kecakapan abad ini.

“Karena SDN 21 Kota Bima ditunjuk sebagai sekolah inti zonasi di Kecamatan Rasanae Barat, maka melalui kegiatan workshop secara intens dan berkesinambungan ini, kedepan mutu kegiatan ekstrakurikuler dan UKS terus meningkat,” katanya.

Sementara itu Kabid Dikdas Dinas Dikbud Kota Bima Gufran menambahkan, sangat mendukung kegiatan workshop tersebut. Karena selain memberi pengetahuan tentang sistem pendidikan, juga menambah cakrawala tentang pelaksanaan pembuatan perangkat pembelajaran.

“Dengan adanya kegiatan ini, tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam peningkatan mutu guru. Karena secara bersama-sama menyusun program di tahun ajaran baru, dengan baik dan benar,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru