Walikota Bima Klaim 80 Persen Visi Misi Telah Terealisasi

Kota Bima, Kahaba.- Sejak dilantik hingga saat ini, Walikota Bima H Muhammad Lutfi telah merealisasikan 80 persen visi dan misi yang dijanjikan saat menjadi calon Walikota Bima.

Walikota Bima Hm Lutfi saay membuka MTQ Tingkat Kota Bima Tahun 2019. Foto: Dok Hum

Lutfi menyampaikan, dalam 1 tahun terakhir kepemimpinan Lutfi-Feri telah banyak merealisasikan program yang tertuang dakam visi dan misi.

“80 persen lebih, dalam satu tahun visi misi bisa dicapai. Kalau kepala daerah lain, biasanya butuh waktu lima tahun untuk mencapai 80 persen. Sementara kita,  seluruh visi misinya sudah diterjemahkan dalam APBD,” ujarnya saat menyampaikan sambutan Pembukaan MTQ ke XIV Kota Bima, beberapa waktu lalu.

Kata dia, jika dilihat dari visi misi serta program yang direncanakan dan yang telah dilaksanakan, kebijakan anggaran 40 persen dituangkan untuk masyarakat. Ia pun menyebutkan satu per satu seperti pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin dengan sistem pelaksanaan multi years, dan dialokasikan Rp 30 miliar per tahun. Selain itu, pembangunan masjid di Pemkot Bima senilai Rp 5 miliar.

“Belum lagi anggaran untuk menara dan taman yang kita anggarkan terpisah sebesar Rp 6 miliar,” sebutnya.

Walikota mengatakan, sejak kantor Pemkot berdiri, tidak pernah disiapkan masjid.  Padahal itu merupakan sarana yang utama, karena berkaitan dengan pelaksanaan ibadah.

“Malu saya, karena dikritisi daerah lain lantaran tidak punya masjid,” ungkapnya.

Lutfi juga membeberkan, keleluasaan fiskal yang dimiliki Pemkot Bima saat ini mencapai Rp 150 miliar. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, yang hanya mencapai Rp 33 miliar dan berjalan stagnan selama 16 tahun.

“Anggaran itu terhimpun dari PAD kita. Ketika saya terpilih, PAD langsung naik Rp 40 miliar dalam 3 bulan. Dan itu akan naik terus setiap tahun,” bebernya.

Walikota juga mengungkapkan hasil dari perjalanan ke luar daerah. Ia mengaku telah mendapatkan anggaran Rp 10 miliar untuk pembangunan perpustakaan, kapal pesiar untuk tujuan Labuan Bajo, hingga anggaran untuk pembibitan ayam.

“Urusan ayam saja saya cari kok. Mana ada kepada daerah lain yang mau,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Lutfi juga mengungkapkan, janji untuk membuka 10 ribu lapangan pekerjaan pun kini telah direalisasikan dengan anggaran Rp 12,5 miliar.

“Anggaran itu untuk pelaku usaha kecil yang baru-baru, dan digerakkan oleh kalangan pemuda. Semuanya sudah kami realisasikan,” bebernya.

*Kahaba-07

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *