Yusuf dan Saiful Akhirnya Ditangani dan Dirujuk ke Mataram

Kabupaten Bima, Kahaba.- M Yusuf dan Saiful, kakak beradik warga Desa Risa akhirnya ditangani dan dirujuk ke RSUD Provinsi di Mataram, akhir pekan kemarin. Keduanya alami penyakit dengan kondisi sejumlah anggota tubuh yang sudah melepuh. (Baca. Tangan dan Kaki 2 Bocah Asal Desa Risa ini Melepuh, Ingin Berobat tak Ada Biaya)

Yusuf dan adiknya dengan kondisi tangan dan kaki yang sudah melepuh. Foto: Ist

Kasubbag Informasi dan Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima Zainuddin mengakui, setelah pemerintah mengetahui kondisi Yusuf dan Saiful, lalu keduanya dirujuk ke Puskesmas Woha, kemudian RSUD Bima untuk mendapatkan penanganan.

Dari hasil penanganan, kondisi Yusuf alami luka melepuh disertai gatal-gatal pada kedua tangan dan kaki yang sudah tidak utuh, kaku, tampak pucat dan demam.

“Menurut orang tuanya keadaan ini sudah diderita anaknya sejak  umur 2 minggu kelahiran. Awalnya luka gelembung kemudian pecah melepuh dan berair,” ungkapnya, Senin (16/9).

Hasil diagnosa dokter kata Zainuddin, Yusuf menderita Iktiosis Vulgaris disertai Infeksi Sekunder, Gizi Buruk dan Anemia Berat. Sementara penanganan yang diberikan, telah mendapatkan terapi dan pengobatan sesuai prosedur oleh dr. spesialis penyakit dalam dan pemberian obat-obatan serta transfusi 1 kantong

Kemudian Saiful, luka pada kedua tangan dan kaki melepuh disertai gatal-gatal (Jari-jari kisut, kaku dan menyatu) bercak putih diseluruh tubuh, luka kemerahan, kulit mengelupas, terasa nyeri, nampak pucat dan demam.

“Menurut orang tuanya keadaan ini sudah diderita Saiful sejak  umur 2 pekan kelahirannya juga,” ujarnya

Sementara hasil diagnosanya, menderita Iktiosis Vulgaris disertai Infeksi Sekunder, Gizi Buruk dan Anemia berat. Penanganan yang diberikan, mendapatkan terapi dan pengobatan sesuai prosedur oleh dokter spesialis penyakit anak.

“Hari Jumat 13 September 2019 sore hari Yusuf dan Saiful sudah dirujuk ke RSUD Provinsi NTB. Pihak RSUD Bima telah menangani dan memberikan pelayanan sesuai prosedur,” jelasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *