Bakesbangpol Studi Banding Penanganan Konflik Sosial di Kota Kediri

Kota Bima, Kahaba.- Bakesbangpol Kota Bima bersama FKUB, Kemenag, MUI dan Bagian Kesra Setda melaksanakan studi banding penanganan konflik sosial di Kota Kediri Jawa Timur. Ada catatan penting dari hasil kunjungan tersebut.

Kabid Pengkajian Masalah Strategis dan Penanganan Konflik (PMS dan PK) Bakesbangpol Kota Bima H Abdul Haris. Foto: Eric

Kabid Pengkajian Masalah Strategis dan Penanganan Konflik (PMS dan PK) Bakesbangpol Kota Bima H Abdul Haris mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tukar pikiran dan pengalaman tentang pencegahan dini konflik.

Ada sejumlah catatan penting dari kunjungan itu, di antaranya bagaimana menjaga hubungan toleransi umat beragama, saling pengertian dan kerjasama dalam setiap aspek kehidupan.

“Kota Kediri dipilih karena penduduknya majemuk dan banyak menganut agama yang berbeda-beda. Sehingga kita banyak belajar tentang kerukunan,” ujarnya, kemarin.

Mantan Kabid pada Dinas Pol PP tersebut menuturkan, dari studi banding itupula pihaknya bersama jajaran terkait bisa mendapatkan banyak informasi lain tentang Kota Kediri. Terutama bagaimana meningkatkan konsolidasi internal dan eksternal terkait pelayanan, kemudian koordinasi dengan instansi, majelis agama, ormas keagamaan dalam pembinaan dan pemeliharaan kerukuman umat beragama.

Hal lainnya yaitu tentang bagaimana mempersatukan kehidupan umat beragama, mencegah dan menangani konflik, hingga memperkokoh kerukunan dan harmoni umat dalam kedamaian hidup berdampingan.

“Dari kunjungan ini juga kita dapat meningkatkan pemahaman bagaimana peran serta semua pihak dalam menjaga kerukunan umat beragama,” urainya.

Haris menambahkan, untuk menjaga dan menghindari terjadinya konflik sosial di daerah itu, ada sejumlah terobosan dan program yang dilakukan Pemerintah Kediri yang dilakukan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Kediri intens menggelar rapat rutin yang diprakarsai oleh FKUB, melibatkan FPK, FKDM dan Forkopinda. Hal inilah yang membuat daerah tersebut terjaga kerukunannya. Tentu ini akan coba kita terapkan di Kota Bima,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *