4 Cakades Riamau Ikut Pengundian Nomor Urut

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jelang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pilkades serentak di Kabupaten Bima tanggal 16 Desember nanti, panitia Pilkades Desa Riamau menggelar pengundian nomor urut calon, di Aula Kantor Desa Riamau, Jum’at (20/9).

4 Cakades Riamau menunjukan nomor urut. Foto: Firman

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Wawo, Pj Kades, 4 Calon Kades dan pendukungnya dan sejumlah tokoh masyarakat. Sementara Pilkades Desa Riamau Kecamatan Wawo diikuti 4 calon yakni Adiman, Adisan, Saala dan  Muhamad Ilyas.

Ketua Panitia Pilkades Riamau Nasrun mengatakan, 4 calon yang mengikuti pengundian nomor urut ini sebelumnya telah ditetapkan pada 10 September, setelah diverifikasi kelengkapan syarat administrasi.

“Dari awal hanya 4 orang tersebut dan semuanya memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Kegiatan pengundian nomor urut ini merupakan salah satu tahapan dalam proses pemilihan yang harus panitia lewati. Di dalam pengundian nomor urut juga akan menentukan warna latar foto para calon.

“Nomor urut 1 warna merah, nomor 2 hijau, nomor 3 kuning dan nomor 4 biru,” sebutnya.

Dari proses pengundian yang dilangsungkan, diperoleh hasil nomor urut 1 Muhamad Ilyas, nomor urut 2 Saala, nomor urut 3 Adisan dan nomor urut 4 Adiman. Hasil tersebut langsung digunakan dalam kegiatan sosialisasi diri atau kampanye calon di tengah-tengah masyarakat.

Nasrun berharap kepada calon maupun pendukung agar dapat melaksanakan kampanye, agar bisa dilaksanakan dengan jujur, damai, tidak melakukan kampaye hitam, money politik, serta tidak melanggar ketentuan agama, moral maupun adat istiadat yang hidup di masyarakat.

“Yakinkan pemilih dengan menyampaikan program dan visi misi terbaik, agar bisa dipilih,” tambahnya.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *