oleh

Caleg Terpilih Kota Bima dari PKS Kembalikan Pin Emas

-Kabar Bima-25 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Amir Syarifudin, salah satu anggota DPRD Kota Bima terpilih dari PKS usai acara pelantikan menyampaikan, akan mengembalikan Pin Emas yang diberikan untuknya kepada Sekwan Kota Bima.

Amir Syarifudin, salah satu anggota DPRD Kota Bima terpilih dari PKS bersama istri. Foto: Bin

Sikap itu dilakukan atas dasar keprihatinannya sebagai anak bangsa yang menyaksikan kondisi negara saat ini. Disejumlah wilayah masih ditemukan banyak peristiwa yang menyayat hati, demikian pun dengan beberapa kebijakan pemerintah yang tidak mencerminkan keberpihakan terhadap rakyat.

Ia mencontohkan, seperti di Riau dan Kalimantan yang diselimuti kabut asap, rencana kenaikan Iuran BPJS, rencana kenaikan TDL, BBM, Papua bergejolak, BUMN lunglai dan lain sebagainya. Belum lagi di tingkat lokal, ia sebagai wakil rakyat di Dapil 2 sungguh merasa miris melihat warga di Kelurahan Dara, Bina Baru, Lingkungan Sumbawa, Tanjung yang sampai hari ini belum ditemukan solusi menghadapi krisis air bersih.

“Bahkan di sana sudah menjadi pemandangan lumrah, ada sebagian warga yang mengambil air dari tetesan pipa pinggir jalan,” ungkapnya, Selasa (23/9).

Belum lagi keresahan masyarakat pra sejahtera dalam menghadapi isu kenaikan BPJS. Lantas ia mempertanyakan dimana BPJS gratis itu? sudahkah warga ini tercover semua dalam pelayanan tersebut.

Selain itu, persoalan lapangan kerja yang belum disediakan oleh pemerintah, honorer yang menumpuk yang masih berharap mendapatkan gaji sesuai janji penguasa. Dan masih banyak tumpukan keprihatinannya pada negeri dan daerah ini.

“Oleh karena itu, rasa rasanya tidak pantas memakai Pin Emas ini. Pin ini layaknya saya terima di akhir masa jabatan nanti. Itupun kalau umur panjang dan saya terpilih kembali. Karena ukuran keberhasilan anggota dewan itu, ada apresiasi masyarakat dan itu diwujudkan dengan masyarakat memilihnya kembali,” jelasnya.

Dasar dirinya juga mengembalikan Pin Emas itu, berkaca pada daerah Lamongan. Anggota dewan di sana hanya diberikan Pin Kuningan seharga Rp 75.000. Pun dilatarbelakangi dengan kondisi keuangan daerah yang devisit hingga di angka Rp 18 miliar.

“Atas nama keprihatinan itu, secepatnya saya akan membuat surat secara resmi untuk mengembalikan Pin Emas ini pada Sekwan,” katanya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru