oleh

PMII Bima Berharap Dewan Yang Baru Dilantik Tidak Ompong

-Kabar Bima-2 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah 45 orang anggota DPRD Kabupaten Bima dilantik dan diambil sumpahnya, Rabu (25/9) PMII Cabang Bima berharap agar para wakil rakyat lebih peka dan kritis memandang sejumlah persoalan di daerah.

Sekretaris Umum PMII Cabang Bima A Fandir. Foto: Ist

Sekretaris Umum PMII Cabang Bima A Fandir menyampaikan, DPRD merupakan jembatan penyambung aspirasi masyarakat. Keberadaanya dianggap sangat penting dan krusial untuk memperjuangkan segala kebutuhan masyarakat. DPRD diharapkan bisa menjalankan tugas dan fungsinya seperti yang tertuang dalam undang-undang.

“DPRD itu corong rakyat, jangan sampai sekedar menjadi kumpulan para elit saja,” ujarnya.

Kata dia, DPRD Kabupaten Bima juga harus memiliki taring untuk bersuara atas dasar kepentingan rakyat di tingkat parlemen. Sehingga cita-cita pembangunan yang merata diseluruh wilayah Kabupaten Bima bisa terwujud.

“Paling tidak mereka harus bersuara keras untuk masyarakat di Dapilnya masing-masing, jangan ompong,” katanya.

Selain itu kata dia, DPRD Kabupaten Bima juga harus benar-benar menjalankan fungsi legislasinya selama menjabat. Pasalnya, masih banyak prsoalan-persoalan di daerah dan di tengah masyarakat yang memerlukan pengaturan oleh daerah melalui Peraturan Daerah (Perda). Misalnya persoalan harga garam yang saat ini sedang dihadapi petani garam.

“DPRD tidak boleh menutup mata dan telinga terhadap persoalan-persoalan sosial dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Terakhir A Fandir menyampaikan, semoga 45 orang anggota DPRD Kabupaten Bima yang sudah dilantik amanah dalam menjalankan tugas. Tidak ada harapan masyarakat yang dikhianati.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru