oleh

Tidak Puas Dengan Jawaban Yandi, Mahasiswa Duduki Kantor Dewan

-Kabar Bima-12 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat dan Mahasiswa (Geram) merangsek masuk halaman kantor DPRD Kabupaten, hingga di depan ruang Ketua Sementara DPRD Muhammad Putera Feriyandi, Senin siang (30/9). (Baca. IMM Bima Desak Aparat Usut Tuntas Pembunuhan Kader IMM di Sultra)

Massa aksi saat menduduki kantor DPRD Kabupaten Bima. Foto: Deno

Polisi serta Pol PP yang mengamankan terlihat sibuk dan tidak tinggal diam. Mereka berusaha menghalau massa aksi, agar tidak masuk dalam ruangan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Bima. (Baca. Temui Massa Aksi, Begini Tanggapan Ketua DPRD Kabupaten Bima)

Pantauan media ini, sebelumnya mahasiswa ditemui oleh Yandi, menyikapi beberapa tuntutan massa aksi. Hanya saja pernyataan ketua dewan tidak sesuai dengan keinginan mahasiwa. Sehingga agen of control itu pun memaksa masuk dan menuju ruang Ketua DPRD.

Karena tidak berhasil bertemu dengan Yandi, mahasiwa kemudian memaksa masuk di ruang sidang, hanya saja upaya mahasiswa tersebut dihalangi Pol PP. Namun upaya Pol PP tidak membuahkan hasil. Mahasiswa tetap merangsek masuk dan menduduki ruang rapat utama kantor Wakil Rakyat tersebut.

Korlap Aksi Iden menyampaikan, beberapa tuntutan yang disampaikan seperti tolak revisi UU Pertanahan, segera bentuk Badan Usaha Milik Tani (BUMT), bubarkan BPJS dan kembali ke Jamkesmas, serta memperhatikan harga komoditi pangan.

Selain itu, desak mpemerintah untuk memperhatikan harga pupuk dan pestisida hingga beberapa tuntutan lain. Namun sejumlah tuntan itu tidak bisa ditanggapi dengan baik Ketua Sementara DPRD Kabupaten Bima.

“Kami tidak puas dengan jawaban Yandi, kami tidak akan pulang sebelum ada kepastian dan jawaban yang ril dari tuntutan yang kami sampaikan,” tegasnya.

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru