oleh

Walikota Bima Dukung Penuh Program Kotaku Skala Kawasan

-Kabar Bima-6 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM Lutfi mendukung penuh konsep Program Kotaku Skala Kawasan yang rencananya akan dikerjakan awal tahun 2020 nanti. Sebagai bukti dukungan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar untuk membantu terlaksananya program yang akrab disebut Konsep Ratu Raga Mantika. (Baca. Konsep Ratu Raga Mantika, Perkim Ekspos Program Kotaku Skala Kawasan)

Walikota Bima saat menjelaskan dukungan pemerintah terhadap program Kotaku skala kawasan. Foto: Ist

Dimintai komentar soal rencara kegiatan itu usai menghadiri Lokakarya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Tambora Homestay, Senin (7/10), Lutfi menjelaskan pada intinya Pemerintah Kota Bima mendukung sepenuhnya Program Kotaku Skala Kawasan itu.

“Sudah ada juga dukungan Pemerintah Kota Bima melalui APBD Perubahan 2019. Anggaran pendorong itu tersebar di sejumlah OPD teknis untuk menuntaskan program itu. Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 3 miliar, sementara dari kotaku sebesar Rp 24 miliar lebih,” terangnya.

Disinggung soal masyarakat yang ada di bantaran sungai, yang terdampak langsung dari rencana program itu? menurut Walikota Bima, pada intinya daerah bantaran sungai adalah wilayah yang dikuasai oleh negara. Maka pada prinsipnya, apapun bentuk itu, yang pasti negara akan hadir dengan sejumlah peraturan-peraturan yang jelas.

“Tanah yang kosong tidak akan ada ganti rugi,  kemudian rumah yang ada hanya diberikan kompensasi sebagai rasa kemanusiaan,” jelasnya.

Jika nanti tetap ada warga yang ngotot tidak ingin pindah? Lutfi menjawab, pada prinsipnya pasti semua mau pindah. Karena ini bicara undang-undang dan peraturan pemerintah.

Menurut dia, setelah kansep Ratu Raga Mantika dibangun, akan ada penataan, baik untuk pertamanannya dan juga letak tempat jualan yang disediakan. Adanya program tersebut juga akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Perlu diketahui, konsep Ratu Raga Mantika merupakan nama kawasan yang meliputi 4 Kelurahan. Masing – masing Kelurahan Rabadompu Barat, Rabangodu Utara, Penaraga dan Rontu. Di 4 kelurahan tersebut akan dibangun infrastrukur di sepanjang wilayah sungai.

Dari rencana program ini, tentu diharapkan keterlibatan masyarakat. Pada akhirnya pun masyarakat juga bisa merasa memiliki infrastruktur yang sudah dibangun dan bisa menjaganya dengan baik.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru