Dinas Pariwisata Launching Lawata Night

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pariwisata Kota Bima menggelar kegiatan Launching Lawata Night di Pantai Lawata, Jumat malam (11/10). Kegiatan tersebut dihadiri Walikota dan Wakil Walikota Bima, Ketua MK RI, Dandim Bima, Kapolres Bima Kota, Ketua dan anggota DPRD Kota Bima, jajaran kepala OPD dan masyarakat.

Walikota Bima memukul Gong menandai Launching Lawata Night. Foto: Bin

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Sunarti dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk mendorong perkembangan destinasi wisata di daerah.

Di malam hari ini juga, kegiatan ini untuk mensosialisasikan program-program yang akan dilaksanakan selama masa kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Bima Lutfi-Feri.

“Pantai Lawata sudah berubah. Sejak bulan Agustus 2019, sudah dipoles dan beroperasi di malam hari,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan, Dinas Pariwisata Kota Bima mulai menata Pantai Lawata. Kawasan tersebut dialokasikan 12 paket kegiatan, mulai dari pengadaan barang dan jasa serta sejumlah wahana olahraga air.

Kemudian untuk pembangunan di darat, juga dikerjakan pembangunan gapura, parkir elektronik, kemudian membangun kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Lalu, ada wahana permainan anak-anak, satu unit untuk selfie, pusat jajanan kemudian ada revitalisasi gua di Lawata.

“Pembangunan ini semua tidak lepas dari perhatian pemerintah dan swasta. Seperti Rumah Lengge di Lawata, bersunber dari dana CSR BRI, kursi meja dan payung dari CSR dari Bank NTB Syariah,” sebutnya.

Diakui Sunarti, acara malam ini tidak berhenti di sini. Besok pagi akan diselenggarakan festival rimpu dengan target sebanyak 15 ribu rimpu. Lokasi star dari Serasuba dan finis di Pantai Lawata. Kemudian parade kuda 137 ekor kuda, Triathlon dan Duatlon pada hari Minggu.

“Kegiatan ini semata mata untuk mendorong berkembangnya destinasi pariwisata di Kota Bima,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata saat menyampaikan sambutan pada acara Launching Lawata Night. Foto: Bin

Di tempat yang sama, Ketua MK H Anwar Usman saat sambutan memuji kiprah Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima. Karena telah menjadi bagian inspirator dan dinamisator di daerah.

“Kalau saya lihat, Kota Bima ini menjadi Kota Kembarnya Istambul Turki. Tapi sayang, kita tidak berdayakan dengan baik. Tapi malam ini impian saya selama ini mulai diwujudkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima,” terangnya.

Menurut Anwar, sekarang memang menjadi eranya wanita. Banyak tokoh wanita yang memegang jabatan penting di pemerintahan. Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah daerah untuk membuat program demi kemajuan Bima, terutama sektor pariwisata. Hanya saja, perlu diperhatikan beberapa hal, wisatawan akan betah apabila daerah itu memberi kenyamanan dan kebersihan tempatnya.

“Silahkan kembangkan daerah, selama itu rasional dan masuk akal. Apa yang dibutuhkan oleh Pemkot Bima, akan saya dorong dan bantu di pemerintah pusat,” inginnya.

Sementara itu, Walikota Bima HM Lutfi menjelaskan, acara ini digelar berantai hingga tanggal 13 Oktober 2019. Niatan acara ini, sebagai bagian untuk mendorong berkembangnya destinasi wisata daerah, seperti Pantai Lawata.

“Upaya ini tentu tidak bisa terwujud tanpa dukungan semua pihak, termasuk sektor swasta dan pemerintah pusat. Karena untuk melakukan itu dan membangun kota Bima, tidak semudah membalik telapak tangan,” terangnya.

Kendati demikian, Lutfi menegaskan pihaknya harus percaya diri untuk membangun Kota Bima dengan segala upaya dan jaringan. Seperti pada sektor pariwisata ini, maka Lawata harus dikemas seindah mungkin. Akan dibangun restoran dan hotel yang representatif, karena itu keniscayaan untuk membangun perkembangan wisata.

Selain itu, memberikan kemudahan untuk orang berinvestasi. Sebab, teluk ini memiliki keindahan, layak dijual dengan kebersihan serta keasrian dan kealamiannya.

“Kota ini akan menjadi kota yang menarik, alam yang indah dan asri, ditunjang oleh karakter warga yang terbuka,” tukasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *