Dikejar Pakai Parang, Kepala Pol PP Kota Bima Nyaris Dibacok Stafnya

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima M Nor A Madjid nyaris jadi korban pembacokan oleh anak buahnya berinisial MS. Ia hendak menyerang Nor menggunakan sebilah parang, Rabu (16/10).

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar M Nor A Madjid. Foto: Eric

Kejadian itu sekitar pukul 08.30 Wita, setelah oknum MS mendatangi pimpinan dengan sebilah parang di ruang kerja pimpinan.

Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima, M Nor A Madjid mengatakan, dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab MS ingin melukai dirinya. Mengetahui MS datang membawa parang, Nor memilih kabur dan menyelamatkan diri.

“Saat itu saya keluar dari ruangan dan mau salaman dengannya, tiba-tiba saya lihat ada parang yang dia bawa,” ujarnya.

Karena melihat ada sebilah parang, ia bergegas menyelamatkan dirinya dari serangan. Namun, dirinya pun sempat dikejar MS dan nyaris saja parang itu melayang.

“Saya lari karena saya takut. Mana tidak ada staf lain lagi, dia juga mengejar saya tapi Alhamdulillah saya berhasil lolos,” ceritanya.

Nor juga mengungkapkan MS memang mencari dirinya. Salah seorang staf perempuan lalu memanggilnya dan memberitahukan jika MS ingin bertemu dengannya.

Karena kejadian itu, MS pun sempat diamankan di Polres Bima Kota. Namun, ia menyarankan untuk dipulangkan ke rumahnya.

“Sempat diamankan, tapi kita suruh pulang aja. Apalagi katanya dia mau pergi berobat ke Mataram hari ini,” cetusnya.

Mantan Kepala Bakesbangpol itu mengaku, dirinya pastikan untuk memberikan pengaduan tertulis ke pihak penegak hukum. Menurutnya, hal itu salah satu bentuk pengamanan dirinya terhadap kejadian tersebut.

“Hari ini saya akan tetap melaporkan kejadian ini. Karena ini bagian dari pengamanan diri saya juga,” akunya.

Untuk menghindari kejadian itu berulang kembali, sebagai pimpinan ia akan memberikan pembinaan.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *