Krisis Air Bersih di Kota Bima, Warga Ambil Air Parit Untuk Kebutuhan Hidup

Kota Bima, Kahaba.- Mengonsumsi air yang tidak bersih sehari-hari, tentu jadi ancaman bagi kesehatan. Itu pun terpaksa dilakukan oleh warga di Kota Bima, karena kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan dan krisis air bersih.

Proses pengambilan air parit oleh warga Lingkungan Nggaro Nangga Kelurahan Kendo. Foto: Deno

Rupanya, sejumlah warga Lingkungan Nggaro Nangga Kelurahan Kendo di Kota Bima sudah berhari-hari mengkonsumsi air dari parit untuk kebutuhan hidup. Krisis air ini membuat mereka tidak bisa berbuat untuk mencukupi kebutuhan vital tersebut.

Ketua RT 09 Lingkungan Nggaro Nangga Jaenudin mengatakan, air yang digunakan untuk kebutuhan hidup warga sekitar adalah air dari parit. Air tersebut mestinya untuk kebutuhan pertanian.

Tapi karena kesulitan mendapatkan air bersih bersih, air dari parit itupun digunakan untuk kebutuhan hidup. Dampaknya ungkap dia, sedikit anak-anak yang sakit dan kesehatannya terganggu karena mengonsumsi air tersebut.

“Setiap hari kami mengambil air dari parit, kemudian dibuatkan sumur kecil dan disaring menggunakan alat seadanya,” ujarnya, Sabtu (19/10).

Kata dia, selama dirinya menjadi ketua RT sudah 4 periode, ia sering mengajukan kebutuhan air bersih tersebut melalui Musrenbang dan reses anggota DPRD, namun hingga kini tidak pernah ada hasilnya. Tidak pernah ada sekali pun bantuan air dari pemerintah.

“Kita ini hanya dengar janji – janji saja. Termasuk pengadaan bor dalam dan memasang pipa dari Toloweri.

Kendati demikian, mewakili warga dirinya tidak berhenti berharap hadirnya bantuan pemerintah, untuk memasang pipa langsung dari Toloweri khusus jalur ke Lingkungan Nggaro Nangga.

“Jika tidak dipasangkan pipa, kami sudah menyediakan tanah wakaf untuk dilakukan bor dalam,” terangnya.

Jaenudin juga mengaku, selama ini baru Kapolres Bima Kota yang datang memberikan bantuan air pada warga Nggaro Nangga. Dan bantuan itu sangat membantu warga sekitar. Warga pun sangat bersyukur atas bantuan tersebut.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Muhammad syahwan

    Ini sudah harusnya perusahaan air bersih yang ada di kota harus memiliki hati… Saya akhirnya tergugah melihat ini….. Dan ini harus semua perusahaan air minum. Yg telah mendapatkan keuntungan air minum kemasan harus kita paksakan untuk membantu masyarakat yg membutuhkan bukan menikmati ke untungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *