Hari Pertama Operasi Zebra, 73 Kendaraan Ditilang

Kota Bima, Kahaba.- Operasi Zebra Gatarin 2019 sudah dimulai. Pada pertama operasi, Rabu (23/10) pagi di jalan Soekarno Hatta, tepatnya di jalur Taman Ria, Sat Lantas Polres Bima Kota menilang sebanyak 73 kendaraan.

Operasi Zebra yang dilaksanakan jajaran Polres Bima Kota dan gabungan dari instansi. Foto: Deno

Pantauan media ini, selain Sat Lantas juga terlihat Provos Brimob, POM, Dinas Perhubungan, Samsat serta anggota Sabhara Polres Bima Kota. Pengendara yang terjaring operasi terlihat berusaha menghindar dan balik arah. Ada juga yang pasrah karena sudah ditahan dan menerima surat tilang.

Kapolres Bima Kota AKBP Erwin Ardiansyah melalui Kasubbag Humas IPTU Hasnun menyampaikan, hari pertama operasi yang dimpimpin Kasat Lantas IPTU Risqi Ardian itu, sebanyak 71 kendaraan roda 2 dan 2 unit kendaraan roda 4 diberikan tindakan langsung (Tilang), karena melanggar lalu lintas.

“Bagi pengendara yang sudah ditilang dan tidak memiliki jaminan, maka akan disimpan kendaraannya sebagai jaminan dan bisa diambil setelah mengikuti persidangan,” ujarnya saat berada di lokasi operasi.

Kata Hasnun, operasi tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan atau berakhir pada tanggal 5 November 2019. Masyarakat pun diminta untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan segera lengkapi semua kelengkapan kendaraan serta surat kendaraan saat berkendara.

Ia juga mengaku, sebelum turun ke lokasi Operasi Zebra, terlebih dahulu dilaksanakan Apel Pasukan di Lapangan Upacara Polres Bima Kota. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Erwin Ardiansyah.

Apel gelar pasukan diikuti 1 Pleton pasukan TNI, 1 Pleton pasukan Brimob, 1 Pleton personil Sat lantas, 1 Pleton Personil Sat sabhara, 1 Pleton Personil Gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim, 1 Pleton Personil staf gabungan Polres Bima Kota, 1 Pleton Pasukan Pol PP Kota Bima dan 1 Pleton Pasukan Dinas Perhubungan Kota.

Saat gelar pasukan Kapolres menyampaikan, permasalahan lalu lintas berkembang cepat dan dinamis. Hal itu disebabkan oleh berbagai hal, antara lain meningkatnya jumlah kendaraan dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi, sebagai sarana mobilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Perkembangan transportasi juga sudah memasuki era digital, dimana operasional order angkutan publik berada dalam genggaman, yakni hanya menggunakan handphone. Sehingga dampak positif dan negatif akan muncul dalam sistem transportasi Indonesia.

“Kapolres juga meminta agar Operasi Zebra ini dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran, sehingga tidak menimbulkan komplain dari masyarakat,” katanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *