Peringati Sumpah Pemuda, BEM STKIP Tamsis Demonstrasi di Depan Kantor Bupati Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Peringati hari sumpah pemuda ke-91, BEM, DPM dan HMPS Taman Siswa Bima menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Bima, Senin (28/10). Massa mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait persoalan kepemudaan.

BEM STKIP Bima saat aksi di depan Kantor Bupati Bima. Foto: Ahyar

Menurut Ketua BEM Taman Siswa Bima Sahrul, pemaknaan sumpah pemuda tidak saja sekedar memperingati peristiwa yang lalu. Peringatan sumpah pemuda hendaknya menjadi pemicu anak muda mengembangkan kreatifitas dan terus belajar pada seni dan kebudayaan bangsa.

Dalam hal ini, pemerintah harus lebih aktif dalam memperhatikan kondisi pemuda yang kian hari kian menjadi buah bibir masyarakat.

“Pemerintah harus berperan aktif dalam mengembangkan potensi pemuda,” bebernya.

Korlap aksi Ramli juga menyampaikan, pemerintah harus ikut memikirkan nasib para pemuda di daerah. Ciptakan lapangan kerja seluas – luas dan sebanyak – banyaknya, agar dapat menyerap ternaga kerja dari kalangan pemuda.

“Pengangguran begitu banyak, pemerintah juga jangan tinggal diam dan membiarkan ini terus menumpuk,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan lain, seperti standarisasi harga penen tani, cabut izin PD Wawo, hentikan tindakan represif terhadap gerakan pemuda, laksanakan Undang-Undang No 40 tahun 2019 tentang kepemudaan, tegakkan pasal 34 ayat 1 tahun 1946 dan hentikan penebangan hutan secara liar.

Di tempat yang sama, Kabag Humas Protokol Chandra Kusuma yang menemui massa aksi menyampaikan mohon maaf karena tidak memfasilitasi pertemuan dengan kepala daerah. Pasalnya, Bupati sedang tidak ada di tempat.

“Bupati sedang di luar daerah,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya merespon baik apa yang menjadi tuntutan massa aksi dan akan disampaikan ke Bupati Bima. Jika sudah ada hasil dari pembahasan tersebut, Pemda Kabupaten Bima akan mengundang dan menginformasikan kepada keterwakilan massa aksi.

*Kahaba-C09

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *