Perdamaian Abadi Pasca Bentrok, Wawali: Warga Penatoi dan Penaraga itu Saudara

Kota Bima, Kahaba.- Merajut kembali silaturahim pasca bentrok Oktober lalu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bima memfasilitasi pertemuan silaturahmi dan kesepakatan perdamaian abadi, antara warga Kelurahan Penatoi dan Penaraga. (Baca. Kelompok Pemuda Penatoi dan Penaraga Bentrok)

Penandatangan kesepakatan islah warga Penatoi dan Penaraga pasca bentrok. Foto: Eric

Acara yang dihelat di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Bima Senin (4/11) tersebut dihadiri Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, Dandim 1608 Bima Bambang Eka Kurnia, Wakapolres Bima Kota Kompol Stafrudin, Anggota DPRD Kota Bima dari Taufik HA Karim dan Amir Syamsuddin, serta tokoh masyarakat, agama dan pemuda dari 2 kelurahan setempat. (Baca. Wawali Turun ke Lokasi Bentrok Warga Penatoi-Penaraga)

Wakil Walikota Feri Sofiyan saat sambutannya menyampaikan, setiap perselisihan dan sengketa itu tidak akan ada membawa manfaat. Hanya kerugian materil dan formil yang didapatkan, dan membawa dampak buruk bagi daerah.

“Apa yang menjadi persoalan dan perselisihan kemarin itu harus kita lupakan. Mari rajut kembali silaturahim, jaga perdamaian dan keamanan bersama,” ujarnya. (Baca. Diduga Provokator Bentrok, 3 Pemuda Penatoi Diamankan)

Feri mengingatkan, apa yang menjadi akar permasalahan kemarin murni karena hal sepele, tapi justeru dimanfaatkan oknum tertentu untuk membuat keadaan menjadi tidak semakin baik.

Maka dari itu, masyarakat kedua belah pihak diminta untuk tidak mudah terprovokasi. Terlebih lagi permasalahan hanya dipicu permasalahan individu, namun justeru melibatkan orang banyak. (Baca. Polisi Amankan 4 Orang Warga Penaraga yang Diduga Provokator Bentrok)

Foto bersama Walikota Bima, Dandim Bima bersama warga Penatoi dan Penarnaga. Foto: Eric

“Yang saya tahu, keluarga besar di Penatoi dan Penaraga masih memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat. Baik tokoh masyarakat, agama hingga pemuda pada 2 kelurahan ini memiliki garis keturunan yang begitu dekat sekali,” katanya.

Oleh karena itu kata Ketua DPD PAN Kota Bima itu, sudah semestinya bila ada sedikit permasalahan di lapangan, tidak mudah terpancing. Tapi bertemu secara kekeluargaan untuk mencari solusi bersama.

Feri menambahkan, guna memfasilitasi seluruh elemen masyarakat terutama pemuda. Diminta kepada instansi terkait yang ikut hadir untuk mengakomodir setiap usulan program dari kepemudaan. Sehingga pemuda belajar mandiri.

“Kepada pejabat yang hadir, segera gelar pertemuan dengan masyarakat terutama kepemudaan. Jaring aspirasi dan masukan mereka, sehingga bantuan bisa diwujudkan pada tahun mendatang,” sarannya.

Sementara itu, Dandim 1608 Bima Letkol Inf Bambang Eka Kurnia mengajak semua elemen yang hadir untuk terus menjaga situasi dan kondisi aman di daerah.

“Mari kita tetap  sabar menyikapi setiap persoalan di tengah masyarakat. Terus jaga silaturhim,” imbaunya.

Pantauan media, acara diakhiri dengan penandatanganan islah dari kedua kelurahan dan siap menjaga situasi keamanan dan ketertiban bersama. Sehingga menciptakan kondisi aman dan damai.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *