oleh

GMNI Cabang Bima Gelar Konfercab Ke-1

-Kabar Bima-21 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bima menggelar konferensi cabang ke-1, Minggu (10/11) di aula Kampus Vokasi Unram Bima.

Suasana Konfercab ke 1 GMNI Cabang Bima. Foto: Yadien

Kegiatan yang bertepatan dengan hari pahlawan itu, menjadi sejarah proses demokrasi dan transisi kepemimpinan pada kepengurusan GMNI Cabang Bima.

Bung Tepoang terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi dengan ideologi marhaenisme itu.

Kepada media ini bung Tepoang menyampaikan, GMNI merupakan organisasi besar yang punya sejarah panjang dalam perjuangan di negeri ini. Sebagai organisasi mahasiswa dan organisasi kader GMNI akan terlibat aktif mengawal kebijakan pembangunan daerah dan bangsa.

“GMNI ini organisasi besar secara sejarah,” ujarnya.

Ke depan kata dia, GMNI di Bima harus lebih besar dari saat ini. Karena itu, ia telah menyusun sejumlah program visi serta misi untuk mencapai tujuan besar itu. Salah satu mendorong kader GMNI yang ada di Kota Bima agar membentuk cabang sendiri.

“Salah satunya itu, GMNI punya cabang sendiri di Kota Bima,” katanya.

Selain itu, ia berikhtiar untuk menciptakaan kader-kader yang paham sosiodemokratis, sosionasionalis, dan pancasila serta berdiri din atas kaki sendiri. Perempuan-perempuan yang di kader pada organisasi itu harus menjadi perempuan yang siap menjadi pemimpin. Sebab GMNI tidak mendiskreditkan kader karena perbedaan jenis kelamin.

“Semua punya kesempatan dan peluang yang sama untuk menjadi kepimpin di masa depan,” ungkapnya.

Ia berharap kepada seluruh kader dan pengurus GMNI Cabang Bima yang baru agar solid dan tetap semangat berjuang di jalur perjuangan bersama GMNI. Sebab tampa kebersamaan, cita-cita besar seperti yang diutarakan oleh Sukarno tidak akan mampu dicapai.

“Dan jangan melupakan sejarah dari perjuangan alumni GMNI di Bima yang telah menghadirkan GMNI di daerah ini,” harapnya.

Ketua Demosioner GMNI Cabang Bima Andi Wahyudin berpesan kepada seluruh kader agar tetap berkarya dan semangat membangun dan membesarkan GMNI. Sebab dengan kebersamaan nilai-nilai pancasilais bisa diwujudkan.

“Terus berkarya dan melebarkan sayap. Tongkat estafet telah diberikan kepada pengurus yang baru,” harapnya.

Kata dia, perjuangan ke depan akan lebih besar dari saat itu, karena itu semua kader harus siapkan diri dan mental yang matang. Tetap berpegang teguh pada asas perjuangan marhaenisme.

Sementara itu, ketua PA GMNI Cabang Bima Ashar S Yaman menyampaikan, Ketua GMNI Cabang Bima yang baru harus lebih progresif dibanding kepemimpin yang sudah demisioner. Sebab bentuk kemajuan suatu organisasi yang besar harus lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.

“Alhamdulillah konfercab berjalan dengan aman dan damai,” ujarnya.

Ia menambahkan, sudah 20 tahun dirinya bersama GMNI. Sudah saatnya para kader mengambil alih regenerasi kepemimpinan, memasifkan kaderasi dan rekrutmen kader pada setiap kampus di Kota dan Kabupaten Bima.

“Bangun komunikasi yang baik dengan TNI, Polri, pemerintah daerah dan partai politik,” pesanya.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru