Lapak PKL Depan RSUD Dibongkar, Pedagang Kehilangan Penghasilan

Kota Bima, Kahaba.- Seluruh lapak pedagang kaki lima (PKL) yang dibangun di depan RSUD Bima, tepatnya di Lapangan Pahlawan Raba dibongkar Dinas Pol PP dan Damkar Kota Bima, Senin (11/11) sekitar pukul 09.00 Wita. Akibatnya para pedagang yang mengumpulkan receh disitu kehilangan penghasilan.

Pol PP saat membongkar lapak PKL di Lapangan Pahlawan Raba. Foto: Deno

Salah satu pemilik Lapak Tasrif menyampaikan, dibongkarnya lapak tempat berjualan tersebut sangat berpengaruh besar terhadap kebutuhan ekonomi keluarganya. Karena untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, dari hasil penjualan di lapak tersebut.

Dirinya pun mengaku jika lapak tersebut memang dibangun secara pribadi, bukan milik pemerintah. Hanya saja ia tidak tahu pasti untuk apa lapak mereka dibongkar.

Jika pembongkaran itu untuk dibangun sesuatu oleh Pemerintah, kenapa lapak milik pemerintah yang ada di sekitar itu tidak ikut dibongkar.

“Kami siap bayar pajak jika pemerintah membangun lapak buat kami, kami mau makan apa jika kami tidak diberikan lapak untuk berjualan,” keluhnya.

Sementara itu Kabid Trantibum Dinas Pol PP Abdurahman membenarkan adanya pembongkaran tersebut. Sebelumnya para pemilik lapak liar sudah diberikan surat peringatan dan teguran agar lapak yang dibangun secara swadaya itu harus dibongkar. Karena pemilik kapak tidak menghiraukan surat itu, maka dilaksanakan pembongkaran secara paksa.

“Semua lapak liar yang ada di Lapangan Pahlawan Raba kami bongkar, dan pembongkaran ini sesuai dengan perintah Perda,” ungkapnya.

“Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *