Poltekkes Mataram Beri Penyuluhan Jajan Sehat di SDN 10 Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Dalam menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi, Poltekkes Mataram Program Studi D3 Keperawatan Bima menggelar penyuluhan tentang jajan sehat di SDN 10 Kota Bima, Selasa (12/11). Kegiatan penyuluhan ini juga melibatkan mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Bima.

Dosen Poltekkes Mataram Kurniadi saat memberikan penyuluhan untuk siswa siswi SDN 10 Kota Bima. Foto: Ist

Dosen Poltekkes Mataram Kurniadi mengatakan, saat penyuluhan tersebut dirinya menyampaikan kepada siswa tentang cara memilih jajan yang sehat. Seperti bersih, jauh dari tempat sampah, got, debu dan asap kendaraan bermotor dan dalam keadaan tertutup.

Selain itu, yang perlu juga diperhatikan yakni kondisi jajan yang ingin dikonsumsi tidak bekas dipegang-pegang orang, tidak terlalu manis dan berwarna mencolok, keadaannya masih segar, tidak digoreng dengan minyak goreng yang sudah keruh, tidak mengandung
zat pemanis, zat pengawet, zat penyedap, dan zat pewarna buatan.

“Yang lebih penting juga jajan tersebut tidak bau apek, tidak dibungkus dengan kertas bekas atau koran, dikemas dengan plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman, kemudian harus melihat tanggal kadaluwarsa,” jelasnya.

Menurut Kurniadi, penyebab ketidaklayakan jajanan yang dijual oleh para pedagang bukan hanya karena adanya campuran bahan kimia, tetapi juga tercemarnya jajanan oleh mikroba karena sanitasi tempat pembuatan jajanan yang buruk.

Pada kesempatan itu dirinya mengimbau kepada anak-anak untuk rajin mencuci tangan setelah bermain, untuk mencegah penularan beberapa penyakit. Kepada pihak sekolah juga diimbau untuk mengawasi kantin sekolah agar tetap menjaga kualitas dan kesehatan makanan.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, siswa siswi juga antusias menerima penyuluhan ini. Kegiatan tadi juga mendapat dukungan dari kepala sekolah SDN 10 Kota Bima,” ungkapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *