Kejari Bima Tangani Dugaan Korupsi di Pegadaian

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima saat ini menangani dugaan kasus korupsi di Kantor Unit Pegadaian Cabang (UPC) Godo. Kasus yang dilaporkan masyarakat sekitar 2 bulan yang lalu.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bima I Wayan Suryawan. Foto: Deno

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bima I Wayan Suryawan menyampaikan, dugaan korupsi di UPC Godo dilakukan dengan modus gadai fiktif. Sehingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 730 juta.

“Ada puluhan jenis perhiasan yang digadai. Prosesnya, menggadaikan kembali barang yang sudah digadaikan oleh para nasabah,” ungkapnya, Rabu (13/11).

Diakui Wayan, kasus ini masih dalam penyelidikan Kejaksaan Negeri Bima dan sudah diperiksa sekitar 15 orang. Baik dari nasabah maupun dari Pegadaian.

Ia pun memastikan akan ada tersangka dari kasus itu, hanya saja belum diketahui pasti berapa orang yang terlibat dan melanggar pasal 2 dan 3 undang-undang korupsi tersebut.

“Kalau tidak bulan ini, mungkin bulan depan penetapan tersangkanya,” kata Wayan.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *