oleh

Pemuda Bajo dan Nggembe Bersitegang

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Usai main bola, 2 orang warga Desa Bajo Kecamatan Soromandi, Fahrin (26) dan Muma (18) mendapat pengancaman dari beberapa warga Desa Nggembe yang dipimpin oleh TJ, Selasa (26/11) sekitar pukul 17.12 Wita di area lapangan Desa Lewintana.

Suasana ketegangan pemuda Bajo dan Nggembe. Foto: Ist

Kapolres Bima melalui Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi mengatakan, awalnya kedua orang korban keluar dari lapangan sepak bola Desa Lewintana, dengan tujuan ingin kembali Desa Bajo. Namun, tiba-tiba datang 10 orang para pelaku yang dipimpin oleh TJ menarik motor korban sehingga korban lari meninggalkan motornya.

“Korban tiba-tiba ditarik motornya oleh para terduga pelaku,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kedua korban lalu dikejar oleh para terduga pelaku. Namun keduanya berhasil mengamankan diri di rumah salah satu warga desa setempat.

Kata Hanafi, saat lari korban sempat dilayangkan parang oleh para terduga pelaku, tapi beruntung tidak menyentuh badan korban. Sehingga para pelaku melempari para korban menggunakan batu-bata dan mengenai punggung korban.

Mendengar informasi itu, sekitar pukul 16.20 Wita, warga Desa Bajo menyerang para pelaku. Namun polisi berhasil datang dan mengahalau kedua kubu itu.

“Merasa tidak puasa, warga Desa Bajo lalu merusak 1 unit motor,” bebernya.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru