Jelang Tes CPNS, Peserta Diimbau Tidak Percaya Calo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jelang dilaksanakan tes CPNS, beredar kabar bahwa banyak calo yang mendatangi para peserta dengan iming-iming meluluskan sebagai PNS. Calo juga meminta peserta memberikan uang mulai dari puluhan hingga ratusan juta.

Kabid Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima Abdurahman. Foto: Yadien

Menanggapi hal itu, Kabid Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bima Abdurahman mengimbau kepada para peserta tes CPNS agar tidak percaya. Pasalnya, mereka tidak akan bisa membantu peserta tes untuk lulus, bahkan sama sekali tidak punya peluang untuk melakukan itu dengan sistem tes yang sekarang ini.

“Jangan percaya. Bohong mereka kalau bilang bisa luluskan peserta,” tegasnya, Kamis (5/12).

Jikapun ada peserta yang lulus dan pernah diimingi para calo, maka itu merupakan hal yang kebetulan. Namun, sesungguhnya kelulusan peserta tersebut murni karena hasil jerih payah sendiri, bukan karena calo.

“Hanya kebetulan saja. Memang lulus sendiri peserta, tapi oleh calo kadang memanfaatkan keadaan,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan ujian tes menggunakan sistem CAT, tidak ada ruang dan celah untuk bermain curang atau mengutak atik hasil ujian peserta. Terlebih semua isi dan nilai para peserta ujian bisa langsung dilihat dimonitor pada saat itu juga.

“Tidak bisa dirubah, karena sistemnya memang sudah dibuat seperti itu. Satu poin aja yang berubah maka akan eror semua,” jelasnya.

Bahkan soal untuk tes CPNS tidak dibuat dan dipegang oleh sembarang orang. Ada lembaga negara yang menangani itu, dan kerahasiaanya terjamin.

“Tidak mungkin ada bocoran soal dan sebagainya,” tutur dia.

Menurutnya, cara terbaik jika peserta ingin lulus tes CPNS yaitu dengan banyak-banyak belajar. Atau juga bisa mengikuti kelas-kelas bimbingan belajar (Bimbel) yang ada.

“Saya kira itu lebih efektif. Jangan percaya sama calo,” imbaunya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *