Kontraktor Hilang Secara Misterius, Orang Tua Lapor Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Siti Fatimah, warga RT 09 RW 03 Kelurahan Rabadompu Timur saat ini masih menunggu kepulangan anaknya, Rofichol Alfiansyah atau yang biasa disapa AL, yang telah hilang sepekan dan tidak ada kabar.

Orang tua dan bibi AL saat menunjukan foto AL. Foto: Bin

Saat ditemui di rumahnya, Minggu sore (8/12), Siti bercerita dengan berlinang air mata. Pasalnya, AL yang sudah berusia 30 tahun itu pergi sejak Senin tanggal 2 Desember 2019. Namun hingga saat ini, anaknya itu sudah hilang kontak.

“Senin siang itu masih ada di rumah, kemudian keluar untuk kerja, pakai Jaket Levis Biru, sepatu hitam, celana kain. Pakaiannya slengean gitu, memang sudah begitu orangnya,” ungkap Siti.

Diakuinya, sehari – hari anaknya itu kerja proyek. Bahkan sudah punya CV dengan nama Indo Bima Mandiri. 2 tahun terakhir ini, ada beberapa pekerjaan proyek yang harus diselesaikannya.

Namun sebelum pergi dan hilang, tak ada tanda – tanda AL berubah sikap. Sikapnya seperti biasa, tidak banyak bicara dan tertutup. Namun pada hari Senin itu, sore harinya AL tidak ada kabar. Di telpon dan dihubungi, handphone sudah tidak aktif.

Karena sudah 3 hari sampai hari Rabu tak kunjung ada kabar, pihak keluarga lalu melaporkannya ke Polres Bima Kota. Dengan harapan anaknya tersebut bisa segera ditemukan.

“Kita sudah coba juga hubungi teman-temannya dan keluarga, tapi tidak ada yang tahu,” terangnya.

Kepada pihak kepolisian pun Siti berharap agar bisa menindaklanjuti laporan itu, agar anaknya bisa segera diketahui dimana sekarang. Sebab, pihak keluarga begitu khawatir.

Kehilangan AL ini cukup viral di medsos, beragam spekulasi juga mengarah adanya keterlibatan sejumlah pihak. Bahkan masalah kepergian AL ini ramai diunggah di Facebook dan muncul beberapa komentar.

Namun yang menarik perhatian, muncul akun Facebook yang diketahui sebagai istri pejabat tinggi daerah, ikut berkomentar dengan bahasa mengabarkan bahwa AL sedang berada di Mataram.

Siti yang ditanya tentang komentar akun dengan tersebut, mengaku tidak tahu. Pihak keluarga tidak pernah mengetahui siapa dan dimana biasanya AL pergi jika keluar rumah.

“Anak saya itu orangnya pendiam, jadi kami tidak tahu dengan orang – orang yang komentar itu,” katanya.

Di tempat terpisah, Irawan yang juga paman AL saat dikonfirmasi tentang ini mengaku tidak tahu pasti soal sebab kehilangan keponakannya itu. Ia hanya mengetahui jika AL hilang dan sangat diharapkan segera ditemukan.

“Saya hanya ingin AL kembali, mau hidup atau mati,” tegasnya.

Menjawab soal komentar akun Facebook itu, Irawan sudah mengetahuinya dan membaca di media sosial. Namun dirinya tidak tahu pasti jika AL memiliki keterkaitan dan hubungan dengan pemilik akun tersebut.

“Kalau masalah itu, kami tidak tahu,” tegasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *