Dapat DAK Rp 3 Miliar, Pengembangan Tempat Wisata Dipusatkan di Kolo

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bima terus fokus membangun sektor pariwisata, Seperti di Pantai Lawata, sejumlah infrastruktur di lokasi objek wisata ditata dan dilengkapi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Bima Sunarti. Foto: Dok

Setelah di Pantai Lawata, dinas setempat berencana tahun depan akan mengalihkan peningkatan kawasan wisata di bagian utara, khusus di Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota.

“Kota Bima dapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 3,2 miliar lebih di tahun 2020 untuk pembangunan fasilitas wisata,” ujarnya, Selasa (10/12).

Dana sebesar itu akan dikerjakan untuk pembangunan dermaga kolo Rp 1,5 miliar, lalu glas bottom boat Rp 350 juta, gazebo Rp 310 juta, boat wall Rp 1 miliar.

“Inshaa Allah dengan adanya dana bantuan ini, pariwisata Kota Bima ke depan akan terus berkembang dan maju,” katanya.

Pemerintah juga berencana, untuk mendorong meningkatnya kunjungan wisata, Dinas Pariwisata bersama kelompok wisata akan mengelola secara bersama-sama. Sehingga objek wisata bisa terus dijaga dan dilestarikan, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin dengan fasilitas tersebut, berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Melalui usaha dagang, dan juga souvenir bagi pengunjung,” tandasnya.

Sunarti menambahkan, dengan terus ditingkatkannya perkembangan wisata, bukan saja memaksimalkan perolehan PAD, tetapi juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Dari pertumbuhan ekonomi inilah maka akan menimbulkan kearifan lokal dan pengembangan ekonomi masyarakat kreatif,”  tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *