Tahun Ini, Kasus Korupsi yang Ditangani Polres Bima Kota Meningkat

Kota Bima, Kahaba.- Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang ditangani Sat Reskrim Polres Bima Kota meningkat dibandingkan pada tahun 2018. Baik itu kasus di Pemerintah Kabupaten Bima maupun Kota Bima, yang masuk dalam wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi Manossoh Prayoga. Foto: Deno

Kasus korupsi yang ditangani pada tahun 2019 sekitar 20 kasus, yang sudah P21 atau dikirim ke Kejaksaan sebanyak 2 kasus, dalam tahap penyidikan ada 3 kasus dan sekitar 14 kasus masih dalam tahap penyelidikan. Sedangkan pada tahun 2018 hanya belasan kasus yang ditangani.

“Yang sudah di P21 adalah kasus Bank NTB dan kasus di Kemenag Kabupaten Bima,” ujar Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Hilmi Manossoh Prayoga, Rabu (11/12).

Kemudian kasus yang masih dalam tahap penyidikan adalah kasus pembayaran gaji ASN yang melibatkan 2 orang kepala dinas, kasus uang PKH di Kecamatan Langgudu dan kasus ADD di Desa Wadu Ruka Kecamatan Langudu.

Jika tidak ada halangan kata dia, kasus pembayaran gaji ASN akan dilimpahkan ke kejaksaan pada bulan ini dan paling lambat awal tahun 2020. Dari beberapa kasus itu, dibandingkan di tahun sebelumnya, trend kasus yang ditangani meningkat pada tahun sekarang, baik masih dalam tahap penyelidikan maupun masih dalam tahap penyidikan serta kasus yang sudah naik ke Kejaksaan.

“Dari beberapa kasus tahun ini, jika diakumulasi kerugian negara sekitar Rp 1,7 miliar. Ada Rp 870 juta yang berhasil diselamatkan, baik melalui pengembalian maupun dalam bentuk penyitaan,” terangnya.

Selain penindakan yang diambil untuk menangani kasus korupsi, unit Tipikor Sat Reskrim juga melaksanakan penyuluhan tentang tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten Bima dan Kota Bima.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *