oleh

Ini Capaian PAD Masing-Masing OPD di Kota Bima

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- BPKAD Kota Bima merilis capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhitung sejak 1 Januari hingga 30 November tahun 2019. Capain tersebut diurut per masing – masing OPD hingga pada peringkat yang paling buncit.

Kepala Bidang Penagihan dan Keberatan BPKAD Kota Bima M Natsir. Foto: Bin

Kabid Penagihan dan Keberatan BPKAD Kota Bima M Natsir menguraikan, OPD pertama yang capaian PAD melebihi target yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dari target sebesar Rp 110.000.000, realisasinya mencapai Rp 135.000.000 atau 122,73 persen. Di nomor 2 yakni Dinas Kominfo, target 187.738.000, capaian sudah Rp 219.421.352 atau 116,88 persen.

Pada posisi ketiga yakni BPKAD, target sebesar Rp 33.419.513.658, realisasinya sudah mencapai Rp 30.050.795.772 atau sebesar 89.92 persen. Diikuti Dinas PUPR, target sebesar Rp 1.216.500.000, capai baru Rp 959.138.450 atau 78.84 persen. Kemudian di posisi kelima, Dinas Pariwisata yang manargetkan Rp 283.812.800, tercapai sebanyak Rp 214.465.400 atau 75.57 persen.

Peringkat keenam yakni Bagian Umum Setda Kota Bima, dari target sebesar Rp 470.000.000, baru terealisasi sebanyak Rp 353.000.000 atau sebesar 75.11 persen. Berikutnya, Dinas Kesehatan dari target Rp 17.057.733.000, baru terealisasi sebanyak 11.712.747.818 atau 68.67 persen. Lalu Dinas Kelautan dan Perikanan, tagret Rp 225.000.000, baru tercapai Rp 135.715.000 atau sebanyak 60.32 persen.

Pada posisi kesembilan, Dinas Pertanian dengan target sebesar Rp 205.420.000, baru terealisasi sebanyak Rp 122.243.500 atau 59.51 persen. Lalu Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, target sebanyak Rp 2.589.320.050. baru tercapai Rp 1.090.541.791 atau 42.12 persen. Kemudian Dinas Perhubungan, target Rp 1.197.175.600 tercapai hingga 30 November baru Rp 373.999.000 atau 31.24 persen. Kemudian yang terakhir yakno Dinas Lingkungan Hidup dari target sebanyak Rp 1.250.000.000 baru tercapai Rp 305.530.000. atau 24.44 persen.

“Jumlah target PAD tahun 2019 itu sebesar Rp 58.212.213.108, sementara yang baru terealisasi hinggan tanggal 30 November Tahun 2019 sebanyak 45.672.598.083 atau 78,46 persen,” sebutnya, Kamis (12/12).

Diakui Natsir, dari hasil monitoring dan evaluasi terhadap capaian ini, diharapkan kepada OPD terakit untuk bisa bersungguh – sungguh, agar target – target yang dibuat bisa tercapai atau melebihi. Apalagi, pada tahun 2020 nanti target capaian PAD sudah meningkat dari Rp 58 miliar menjadi Rp 62 miliar.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru