Kapolres Bima Sosialisasi Pengamanan Pilkades di Polsek Belo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 16 Desember 2019 mendatang, Kapolres Bima menggelar sosialisasi pengamanan di Polsek Belo, Kamis (12/12). Kegiatan itu dihadiri oleh seluruh Pj. Kepala Desa yang akan menggelar Pilkades dan seluruh Calon Kepala Desa (Cakades) se Kecamatan Belo dan seluruh panitia Pilkades.

Sosialisasi pengamanan Pilkades di Polsek Belo. Foto: Ahyar

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan Pilkades di Kecamatan Belo yang aman dan damai. Pasalnya, untuk mewujudkan Pilkades damai dan sukses, diperlukan peran banyak pihak termasuk para Cakades.

“Sekalian kita silaturahmi kan bersama Cakades dan panitia serta Kades di sini,” ujarnya.

Kata dia, meski baru menangani pengamanan Pilkades di Kabupaten Bima, namun ia membuka diri untuk mendapatkan masukan dari anggota yang lain mengenai keadaan Pilkades sebelumnya sebagai bahan pembelajaran.

“Intinya bagi saya yang penting kondusif, walaupun ada dinamika-dinamika itu saya anggap biasa. Yang penting jangan sampai terjadi bentrok fisik,” katanya.

Untuk mengamankan Pilkades nanti, pihaknya telah menyiapkan segala kebutuhan pengamanan. Termasuk berkoordinasi dengan Brimob TNI dan rapat bersama dengan seluru Kapolsek di Kabupaten Bima.

“Kami juga minta dukungan dari semua warga, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh mudah dan sebagainya untuk terlibat mengamankan. Jangan dibebankan saja pada Polisi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihaknya juga akan menindak tegas para penjudi pada Pilkades jika kedapatan. Itu dilakukan agar tidak menimbulkan konflik dan menggagalkan perhelatan demokrasi tingkat desa tersebut.

“Saya dengar-dengar kalau setiap Pilkades itu sangat ramai orang main judi, nanti kalau ditemukan akan saya bawa langsung ke Polda agar kapok,” tegasnya.

Kapolres juga meminta kepada panitia Pilkades agar bersikap netral dan professional. Pasalnya, salah satu faktor penyebab yang memungkinkan terjadinya konflik yaitu tidak netranya panitia.

“Terkait dengan DPT yang disepakati oleh para calon jangan sampai pada saat penghitungan dipermasalahkan. Ikuti aturannya,” tandasnya.

*Kahaba, C09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *