Polisi Petakan Puluhan Desa Rawan Pilkades

Kabupaten Bima, Kahaba.- Untuk mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tanggal 16 Desember 2019, Polres Bima melakukan pemetaan sejumlah desa dalam 3 pola pengamanan dan kerawanan. Yakni sangat rawan, rawan, dan kurang rawan.

Rapat persiapan pengamanan jelang Pilkades. Foto: Yadien

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S. IK melalui Kasubbag Humas IPTU Hanafi saat rapat persiapan pengamanan dan keamanan (Pam), Kamis (12/12) menyampaikan, sebanyak 29 desa yang menggelar Pilkades di Kabupaten Bima masuk kategori sangat rawan. Karena itu, pihaknya menerapkan pola pengamanan dengan menempatkan 6 Polri per TPS. Sementara daerah rawan sebanyak 7 desa dan kurang rawan sebanyak 12 desa.

“Desa rawan ditempatkan 4 personil per TPS, sementara kurang rawan hanya 2 personil,” ujarnya.

Selain itu, Polres Kabupaten Bima juga mengirim personel yang bertugas memback up di setiap kecamatan. Dengan rincian, Kecamatan Woha 1 Pleton Brimob, Kecamatan Belo 1 Pleton TNI AD, Kecamatan Palibelo 1 Pleton TNI AD, Kecamatan Monta 1 Pleton Dalmas, Kecamatan Parado 1 Regu personel Polsek Parado, Kecamatan Soromandi 1 regu personel Polsek Donggo, Kecamatan Bolo 1 Pleton Brimob, Kecamatan Madapangga 1 regu Patmor, Kecamatan Sanggar 1 regu Patmor dan Kecamatan Tambora 1 regu Polsek Tambora.

“Untuk mengantisipasi adanya kejadian genting, sebanyak 1 Pleton polisi juga disiagakan di Mapolres,” ungkapnya.

Ia membeberkan, di Kabupaten Bima ada 82 desa yang akan menggelar Pilkades. Dari total itu, 48 desa berada di wilayah hukum Polres Kabupaten Bima dan 34 desa berada di wilayah hukum Polres Bima Kota.

“Total personil yang akan menhamankan Polkades nanti sebanyak 196 orang,” bebernya.

Dia mengimbau agar seluruh masyarakat dan pemuda turut andil menyukseskan Pilkades nanti dengan cara mengaja keamanan dan kenyamanan proses Pilkades.

“Mari kita sama-sama menciptakan suasana keamanan dan ketertiban saat Pilkades nanti,” ajaknya.

Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *