Kasus Gigitan Anjing, Walikota Bima Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Kota Bima, Kahaba.- Jumlah warga Kota Bima yang digigit anjing capai 75 orang. Hanya saja hasil medis mengungkapkan korban tidak positif rabies. Untuk meminimalisir terjadinya peristiwa serupa, Walikota Bima menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kota Bima.

Walikota Bima HM Lutfi. Foto: Bin

Di daerah lain, seperti Kabupaten Bima kasus gigitan anjing ini ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Sementara Kota Bima, merupakan wilayah yang juga beresiko tinggi terhadap penyebaran penyakit rabies.

Untuk mencegah dan mengurangi resiko masuknya penyakit rabies tersebut, Walikota Bima HM Lutfi menyampaikan imbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan langkah-langkah.

Dari surat imbauan itu, Walikota Bima meminta agar pemilik Anjing, Kucing dan Kera agar memelihara hewannya secara benar dan bertanggung jawab dengan dikandangkan dan diiikat di rumah masing-masing serta rutin divaksin.

“Diimbau juga agar dibatasi keluar masuknya Anjing, Kucing dan Kera dari dan ke pulau Sumbawa dimulai pada pelabuhan-pelabuhan se-Pulau Sumbawa,” katanya.

Kemudian bila ada kejadian gigitan Anjing, Monyet dan Kucing agar segera dilaporkan kepada petugas Puskesmas Dinas Pertanian Kota Bima yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan serta korban-korban segera dibawa ke Puskesmas atau rumah sakit untuk segera mendapat tindakan medis.

Lalu meminta kepada dinas-dinas terkait terutama Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan untuk mengintensifkan komunikasi informasi dan edukasi terkait kewaspadaan dan penanganan rabies.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *