Warga Renda Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Renda memblokir jalan dengan cara menanam pohon pisang di tengah jalan, Sabtu (14/12) lantaran jalan raya lintas Tente-Karumbu rusak dan gelap karena tidak juga dipasang lampu jalan.

Warga Renda saat blokir jalan dengan menanam pohon di jalan raya. Foto: Ahyar

Korlap aksi Amiruddin meminta kepada Bupati Bima segera aspal jalan tersebut, memasang lampu mulai dari Desa Cenggu sampai Desa Diha. Juga meminta dibuatkan drainase jalan raya perbatasan Desa Cenggu dan Desa Renda, karena setiap musim hujan selalu digenangi air.

“Kami minta Bupati Bima menindaklanjuti permintaan kami,” tegasnya.

Menurut Amiruddin, Pemerintah Kabupaten Bima pada anggaran tahun 2015 sampai dengan anggaran tahun 2019, pengaspalan jalan tersebut sampai sekarang belum dikerjakan.

“Padahal ini janji Bupati Bima setiap kali berkunjung di Kecamatan Belo dan sampai hari ini belum kunjung diperbaiki,” kesalnya.

Kapolsek Belo IPDA I Kadek Sumerta saat tiba dilokasi memberikan pemahaman dan meminta agar jalan dibuka kembali, karena blokir jalan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Memblokir jalan itu tidak baik, kedepankan musyawarah dan mufakat dalam penyelesaian masalah,” harapnya.

Sementara itu, anggota DPRD M Natsir yang didampingi Camat Belo Bambang setiawan menyampaikan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Bupati Bima dan Dinas PU agar memperhatikan tuntutan warga tersebut.

“Apabila tidak dikerjakan juga, kami juga akan ikut blokir jalan ini,” ancamnya.

*Kahaba-C09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *