Warga Jatibaru Barat Minta Program Bedah Rumah Tidak Dihentikan

Kota Bima, Kahaba.- Usai di Bonto Kelurahan Kolo, Anggota DPRD Kota Bima Dapil Asakota Bima menggelar reses di Lingkungan Spaga Kelurahan Jatibaru Barat, Sabtu (14/12). Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Jatibaru Barat dan warga setempat.

Suasana reses di Lingkungan Spaga Kelurahan Jatibaru Barat. Foto: Bin

Dari lokasi serap aspirasi itu, sejumlah keinginan disampaikan warga. Salah satu yang membuat warga Spaga bersemangat, ketika diungkapkan soal bedah rumah.

Seperti yang disampaikan Bambang,
kekumuhan wilayah Jatibaru Barat masih sangat banyak. Demikian juga dengan kondisi pemukiman warga. Maka dimohon bedah rumah jangan dihentikan.

“Banyak rumah di kelurahan ini yang belum, jadi tolong jangan hentikan program bedah rumah di Jatibaru Barat,” pintanya.

Bambang juga meminta agar kegiatan bedah rumah ini tidak melibatkan orang lain. Tapi harus melalui semua RT RW. Apabila ada RT RW yang tidak mau turun untum mendata dan survei, ia menyarankan agar dipecat saja.

“Karena ada juga ketua RT RW tidak ada yang turun mendata rumah tidak layak huni. Padahal itu warga mereka,” tegasnya.

Warga yang sama, Suwardi juga membahas soal bedah rumah dan sejumlah bantuan lain yang diterima oleh masyarakat. Kata dia, terkait masalah itu ia berharap tidak pilih kasih. Tapi melihat kondisi warga yang benar – benar membutuhkan bantuan.

“Seperti bantuan bedah rumah, jangan pilih kasih. Ketika ada yang survei pun tetap harus berkoordinasi dengan RT RW,” terangnya

Selain itu, warga setempat juga menyampaikan sejumlah aspirasi lain. Seperti masalah jalan, drainase, talud dan kebutuhan untuk para pengusaha bakulan setempat. Kemudian pengadaan Al Qur’an untuk masjid dan bantuan para ibu-ibu.

Dari lokasi reses, hadir 5 orang wakil rakyat Dapil Asakota, masing – masing Hj Anggriani, Sukri Dahlan, Hj Gina, Khalid dan Syamsuddin. Menjawab aspirasi tersebut, mereka berjanji akan memperjuangkannya. Hanya saja, permintaan masyarakat tersebut akan dilihat dari aspek prioritas.

Soal bedah rumah, akan dibicarakan di tingkat Komisi nanti. Kemudian berkoordinasi dengan dinas terkait, agar program yang sangat dirasakan manfaatnya tersebut bisa terus dijalankan. Apalagi di kelurahan setempat masih banyak yang membutuhkan program dimaksud.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *