Jenguk Keluarga yang Sakit, Motor Warga Leu Dicuri

Kabupaten Bima, Kahaba.- Naas menimpa Bambang (39) warga RT 11 Desa Leu Kecamatan Bolo. Saat mengunjungi keluarganya yang sakit di Desa Kananga, motor merk Honda Blade dengan Nomor Polisi (Nopol) B 6852 UXJ dan nomor rangka MH1JBH 111CK252380 serta nomor mesin JBH1E1247613 dicuri maling, Minggu (15/12) sekitar pukul 19.00 Wita.

Ilustrasi

Dari kejadian itu, Bambang meminta bantuan pihak kepolisian agar segera melacak dan menangkap pelaku pencurian itu.

Kepada media Bambang menceritakan, awalnya, ia pergi menjenguk Askar, anak dari pasangan suami istri Wahyudin dan Yuli. Setelah sampai, ia memarkir motor miliknya itu di pekarangan rumah Wahyudin dan masuk ke rumah untuk melihat kondisi Askar.

“Saya pergi ke rumah keluarga sekitar ba’da Magrib, beberapa menit di dalam rumah saya keluar, tapi motor sudah tidak ada,” ujarnya.

Ia membeberkan, adapun ciri-ciri motornya yang hilang yaitu berwarna hitam silver. Dirinya meminta tolong jika ada yang melihat orang yang bawa motor itu tolong dihentikan dan ditahan.

Tidak lama berselang, dia mendatangi Mako Polsek Bolo untuk melaporkan kejadian itu. Dan berharap polisi segera ambil tindakan dan menangkap pelaku pencurian tersebut.

Salah seorang saksi mata Akbar (19) mengungkapkan, saat dirinya pulang ambil daun turin untuk mengobati Askar, melihat ada terduga pelaku di depan rumah itu. Adapun ciri-ciri terduga pelaku yakni lelaki kecil kurus memakai baju baju putih, dan berambut pendek.

“Pertama pelaku duduk depan rumah, saya tidak mengenal wajahnya tidak menyangka bahwa lelaki itu akan mencuri,” terangnya.

Kapolsek Bolo IPTU Juanda menyampaikan, pihaknya akan segera menindaklanuti laporan kehilangan motor tersebut. Karena, pada prinsipnya polisi akan usut setiap tindakan kejahatan yang telah dilaporkan.

“Laporan ini kami atensi dan segera ditangani,” ucapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *