Dinas Pertanian Eliminasi Anjing di Jatibaru

Kota Bima, Kahaba.- Kasus gigitan anjing kian meresahkan. Untuk mengantisipasi terjadi lagi, Dinas Pertanian Kota Bima mengeliminasi sejumlah anjing yang diduga rabies.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kota Bima Juwaihar. Foto: Bin

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kota Bima Juwaihar mengatakan, eliminasi dilakukan karena ada laporan 1 ekor anjing menggigit 4 orang dalam waktu sehari. Korbannya masing-masing di Kelurahan Matakando, Jatibaru dan Jatiwangi.

“Ada juga surat dari Kelurahan Jatibaru Barat, yang sudah meresahkan warga,” ungkapnya, Senin (16/12).

Dari koordinasi dengan lurah tersebut, pihaknya lebih awal mengimbau agar masyarakat mengikat anjing peliharaan. Karena yang dieliminasi adalah anjing liar.

Kemudian, pihaknya melakukan eliminasi sebanyak 7 ekor anjing. Caranya, dengan memberi umpan yang sudah diracik dan mematikan.

“Waktu eliminasi kita lakukan kemarin, mulai pukul 24.00 Wita sampai pagi,” ujarnya.

Diakui wanita yang juga dokter hewan itu, dari 7 ekor yang mati, 6 ekor anjing diambil sample otak. Kemudian akan dikirim ke Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium.

Juwaihar menambahkan, eliminasi merupakan salah satu cara untuk menghentikan gigitan anjing. Namun cara utama yang dilakukan yakni vaksin rabies, pada hewan penular rabies (HPR) berupa anjing kucing dan kera.

“Sampai saat ini masih terus kami lakukan vaksin,” terangnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *