oleh

Kemana Pemerintahnya, Kondisi SDN Inpres Talapiti Ini Memprihatinkan Sekali

-Kabar Bima-27 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Infrastruktur pendidikan yang sangat tidak layak ternyata masih ditemukan di Kabupaten Bima. Seperti di SDN Inpres Tala Desa Talapiti Kecamatan Ambawali Kabupaten Bima, sekolah itu begitu memperihatinkan. Hampir semua ruangan tidak layak dijadikan tempat belajar.

Siswa-siswi SDN Inpres Tala Desa Talapiti tidak belajar karena hujan mengguyur kelas. Foto: Ist

Apalagi jika hujan sudah turun, aktivitas belajar mengajar pun harus dihentikan. Siswa dan guru pun terpaksa keluar ruangan, karena atap hancur dan plafon yang sudah banyak yang bocor.

Kondisi sekolah tersebut akhirnya ramai dibicarakan di media sosial Facebook. Karena diposting sejumlah foto ruangan yang rusak parah. Bahkan dibagikan kondisi kelas setelah beberapa saat hujan turun. Terlihat siswa – siswi bukan fokus belajar, tapi malah sibuk mengeluarkan meja dan kursi. Lantai keramik putih pun bercampur lumpur.

Guru SDN Inpres Tala Desa Talapiti Muhammad Tayeb mengakui kondisi sekolah tersebut sangat memprihatinkan. Apalagi saat ini sudah musim hujan, siswa-siswi lebih banyak tidak belajar karena atap bocor.

“Begitu memang kondisinya, sekolah kami masih banyak yang rusak parah,” terangnya.

Diakui Tayeb, ada 5 ruangan belajar di sekolah tersebut. Ruangan kelas 1 dan 2 digabung, rusak parah. Ruangan kelas 3 dan 4 yang juga digabung sudah tidak layak. Ruangan kelas 6 yang berdiri terpisah, juga atap serta plafonnya rusak.

Sementara kelas 5, masih dalam kondisi baik, karena diperbaiki dengan DAK beberapa tahun lalu. Yang lebih parah juga, ruangan perpustakaan rusak total dan tidak bisa diharapkan untuk ditempati.

Kondisi salah satu kelas di SDN Inpres Tala Desa Talapiti. Foto: Ist

“Rata – rata kerusakannya dibagian atap dan plafon,” ungkapnya, Selasa (7/1).

Saat ini kata dia, kondisi belajar mengajar benar – benar terganggu. Karena jika hujan sudah turun, maka aktivitas mengajar siswa – siswi tidak bisa dilanjutkan.

“Mau bagaimana, dari pada anak – anak basah kuyup, lebih baik mereka dikeluarkan dari kelas,” terangnya.

Tayeb mengaku, beberapa hari kemarin pihak dari Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima sudah datang melihat kondisi SDN Inpres Tala. Janjinya, secepat mungkin akan diperbaiki semua yang rusak parah tersebut.

“Ya kita tunggu realisasi janji tersebut. Semoga benar – benar diproritaskan,” harapnya.

Ia menambahkan, kerusakan sekolah tersebut memang sudah bertahun – tahun lamanya. Tapi parahnya baru satu tahun terakhir ini. Selama ini pun, baru sekali ada perhatian dari pemerintah. Hanya di tahun 2015, pernah mendapat bantuan rehab satu lokal ruangan, yang bersumber dari DAK.

Tayeb pun berharap besar kepada pemerintah daerah. Agar memprioritaskan perbaikan sekolah tersebut, agar bisa dipakai sebagaimana mestinya. Dan siswa – siswi juga bisa belajar dengan nyaman.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru