Tanaman Jagung Petani di Bolo Diserang Ulat Bulu

Kabupaten Bima, Kahaba.- Belum selesai penderitaan petani karena pupuk langka, kini tanaman jagung petani di Desa Rada Kecamatan Bolo diserang ulat bulu. Kondisi itu sudah berlangsung hampir sepekan, akibatnya banyak jagung milik petani rusak.

Nampak hama ulat bulu menyerang jagung warga di Bolo. Foto: Yadien

Salah satu petani Furkan mengatakan, ulat bulu itu menyerang tanaman jagung sudah hampir sepekan. Ulat memakan daun jagung lalu masuk ke dalam tunas sehingga membuat jagung mati.

“Ulat ini banyak sekali, bahkan kalau kami jalan itu ulat yang bergelantung pohon hinggap ke kami,” ujarnya, Selasa (14/1).

Kata dia, saat ini banyak jagung yang tidak memiliki daun. Bahkan ada juga yang sudah mati karena digerogoti ulat dari dalam.

“Geli juga melihat ulat yang banyak ini,” katanya.

Harusnya, begitu ulat bulu serang jagung, petani langsung menyemprotnya. Namun hal itu tidak dilakukan petani karena tidak ada hujan.

“Kalau dipaksakan semprot saat hujan tidak ada, dikhawatirkan jagung mati,” keluhnya.

Ia mengungkapkan, hama ulat bulu menyerang tanaman jagung baru terjadi tahun ini. Sementara tahun lalu, tanaman jagung petani setempat baik-baik saja.

dia berharap semoga Dinas Pertanian bisa mencarikan solusi atas masalah yang dihadapi petani itu. Sehingga petani jagung tahun ini tidak gagal panen.

“Kami khawatir gagal panen karena serangan ulat bulu ini,” ungkap Furkan.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *