UPT Pertanian Bolo Keberatan Dengan Kesepakatan Asosiasi Pengecer Pupuk Subsidi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menanggapai adanya surat kesepakatan Asosiasi Pengecer Resmi Pupuk Subsidi Kecamatan Bolo terkait harga pupuk subsidi jenis UREA dengan Nomor: 005/AP-PB.BL/I/2020, Kepala UPT Pertanian Kecamatan Bolo Wahyudin mengaku sangat keberatan, karena dianggap sangat membebani petani. (Baca. Harga Pupuk Subsidi Kesepakatan Asosiasi Pengecer Bolo Sepihak dan Cekik Petani)

Kepala UPT Pertanian Kecamatan Bolo Wahyudin. Foto: Yadien

Kepada media ini Wahyudin mengatakan, kesepakatan yang dibuat asosiasi itu sangat meresahkan petani. Itu dibuktikan dengan banyaknya petani dari berbagai desa yang datang mengeluhkan kesepakatan itu.

“Saya juga sudah sampaikan masalah itu ke dinas bahkan sudah dibahas dalam rapat,” ujarnya, Jumat (17/1).

Menurut dia, kesepakatan yang dibuat asosiasi tersebut mencekik petani. Pun dasar membuat kesepakatan juga tidak ada, karena bertolak belakang dengan Permentan Nomor 1 Tahun 2020 yakni mengatur tentang HET Pupuk subsidi.

“Apa dasarnya mereka, apa ingin memperkaya diri?,” tanya Wahyudin.

Karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil ketua asosiasi tersebut sebagai bentuk koordinasi sekaligus meminta mereka memberikan klarifikasi munculnya kesepakatan dimaksud.

*Kahaba-10

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *