Hasil Pertemuan dengan KP3 Bolo, Disepakati Pupuk Subsidi Dijual Sesuai HET

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menyikapi persoalan pupuk subsidi, Komisi Pengawas Pupuk dan Pertisida (KP3) Kecamatan Bolo menggelar pertemuan dengan distributor, pengecer, kepala desa dan kelompok tani yang ada di kecamatan setempat, Rabu (22/1) di aula Kantor Camat Bolo.

Pertemuan KP3 Bolo, distributor, pengecer, para kades dan petani di Kantor Camat Bolo. Foto: Yadien

Pantauan langsung media ini, selama acara berlangsung terdapat perdebatan antara peserta. Namun diakhir acara forum menyepakati jika penjualan pupuk subsidi di kecamatan setempat tidak boleh keluar dari Permentan Nomor 1 Tahun 2020 yakni mengatur tentang HET pupuk subsidi.

“Kesepakatan forum penjualan pupuk subsidi tidak boleh keluar dari aturan,” ujar Ketua KP3 Kecamatan Bolo Mardianah.

Kata dia, hasil kesepakatan forum disahkan dalam bentuk berita acara rapat yang ditandatangani oleh CV Rahmawati, perwakilan pengecer, perwakilan kepala desa, dan perwakilan kelompok tani, juga turut disaksikan oleh Camat Bolo, Kapolsek Bolo, Danramil Bolo dan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Bolo.

“Berita acara itu tertanggal 22 Januari 2020,” ungkapnya.

Mardianah membeberkan, ada 4 poin kesepakatan yang tertuang dalam berita acara. Yakni, pengecer tidak menjual paketkan pupuk subsidi dan non subsidi, pengecer menjual dengan harga HET, penyaluran pupuk sesuai ERDKK, dan pengecer tidak boleh menimbun pupuk.

“Mereka siap menerima sanksi jika melanggar kesepakatan itu,” bebernya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Kaharuddin

    Jadi kesepakatan untuk harga pupuk subsidi itu berapa pak ??
    Penurunan pupuk tahap pertama di desa Timu di jual 150 di barengi dengan pupuk non subsidi 5kg,kemudian penurunan pupuk tahap ke 2 pas setelah demonstrasi,kemudian mediasi dgn masyarakat,pernyata’an sikap pengecer beliu akan jual pupuk dengan harga 130rb di barengi dengan pupuk non subsidi 4kg cuman beliu masih menjual dengan harga 140-150 ke untuk tahap ke 2 ke masyarakat..Karena di desa timu pihak pengecer masi menjual pupuk paketan,dengan harga 140 rb sampai 150rb kemarin,sedangkan pengecer didesa leu menjual dgn harga 110 rb.

    Mohon kejelasan harganya pak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *